Tiga Orang Jemaah Calon Haji Wafat di Tanah Suci

Tiga orang jemaah calon haji meninggal dunia di Madinah. Foto:Kemenag

MADINAH – Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H/2024 M memasuki hari kelima, dengan kabar duka dari Tanah Suci. Tiga jemaah calon haji asal Indonesia dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (16/5/2024).

Ketiga jemaah yang wafat tersebut adalah Upan Supian Anas dari Garut, yang tergabung dalam kloter dua Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS-02); Didi Rowandi Aung asal Sukabumi, dari kloter tiga Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS-03); dan Yusman Irawan dari Lubuk Linggau, yang tergabung dalam kloter dua Embarkasi Palembang (PLM-02).

Menurut data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga saat ini sebanyak 31.255 jemaah telah tiba di Madinah, tersebar dalam 80 kloter.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Ali Machzumi, mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama di Madinah, terutama bagi jemaah lanjut usia. “Jemaah lansia sebaiknya tidak memaksakan diri untuk mengikuti salat berjemaah di Masjid Nabawi jika kondisi fisik tidak memungkinkan. Mereka bisa menunaikan salat di hotel untuk menghindari kelelahan,” ujar Ali Machzumi, seperti dilansir laman Kementerian Agama, Jumat (18/5/2024).

Bacaan Lainnya

Ali Machzumi menambahkan, hingga hari kelima operasional, tercatat 19 jemaah menjalani perawatan inap dan empat jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Kementerian Agama memastikan jemaah yang wafat akan dibadalhajikan dan mendapat asuransi. Tim Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda, menjelaskan bahwa ada dua jenis asuransi yang disediakan, yakni asuransi jiwa dan kecelakaan. “Jemaah yang wafat akan diberikan asuransi sebesar minimal Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi. Jika wafat karena kecelakaan, diberikan dua kali Bipih per embarkasi,” kata Widi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Pos terkait