Menhaj Minta Kesalahan Haji Tak Terulang

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan dalam agenda pembukaan Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Asrama Haji Tangerang, Rabu (8/4/2026). - Tangkapan layae YouTube Kementerian Haji dan Umrah
Gus Irfan meminta seluruh jajarannya tidak mengulangi masalah layanan haji pada musim 1447 Hijriah atau 2026.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengingatkan jajarannya agar persoalan dalam penyelenggaraan haji tahun lalu tidak terulang pada musim haji 1447 Hijriah/2026.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Tangerang, Rabu, 8 April 2026.

Soroti Layanan Tahun Lalu

Dalam arahannya, Gus Irfan menyinggung sejumlah persoalan yang harus dibenahi, mulai dari keluarga atau pasangan suami istri yang terpisah, keterlambatan distribusi kartu Nusuk, layanan konsumsi pada hari tasyrik, hingga transportasi jemaah. Ia meminta seluruh persoalan itu menjadi perhatian serius.

Bacaan Lainnya

“Permasalahan seperti keluarga terpisah, keterlambatan distribusi Nusuk, konsumsi pada hari tasyrik, hingga transportasi harus menjadi perhatian serius. Tidak ada toleransi,” kata Irfan Yusuf dalam Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji, Rabu, 8 April 2026.

Tekankan Pengawasan Petugas

Ia juga menegaskan penguatan layanan haji tahun ini dilakukan melalui digitalisasi, transparansi, dan pengawasan. Salah satu langkah yang disiapkan ialah distribusi kartu Nusuk di Indonesia sebelum keberangkatan agar mobilitas jemaah setibanya di Arab Saudi lebih lancar.

Di akhir arahannya, Gus Irfan meminta seluruh petugas menjadikan pelayanan jemaah sebagai bagian dari ibadah. “Jadikan pelayanan kepada jemaah sebagai niat ibadah yang penuh keikhlasan agar menghadirkan keberkahan. Saya optimistis penyelenggaraan haji tahun ini akan berjalan lancar, aman, dan penuh berkah,” ujarnya. ***

Pos terkait