Ternyata 5G Mengancam Keselamatan Manusia dan Makhluk Hidup Lainnya

Ilustrasi 5G. FOTO: Canva
Bahaya Gelombang Frekuensi 5G terhadap Hewan dan Tanaman

Sementara itu, radiasi elektromagnetik jaringan listrik, wi-fi, tiang telepon dan pemancar siaran, juga telah terbuktimenimbulkan ancaman bagi kehidupan liar. Para ahli lingkungan pun telah memperingatkan bahwa peluncuran 5G dapat menyebabkan bahaya yang jauh lebih besar.

Sebuah analisis yang dilakukan badan peninjau yang didanai Uni Eropa, EKLIPSE—di mana analisis ini muncul setelah badan tersebut melakukan 97 studi—menemukan bahwa orientasi magnetik burung, mamalia, dan invertebrata—seperti serangga dan laba-laba—dapat terganggu oleh radiasi elektromagnetik (Electromagnetic Radiation/EMR). Ada juga penemuan bahwa metabolisme tanaman akan diubah oleh EMR.

Bacaan Lainnya

Para peneliti pun menyimpulkan, ada kebutuhan mendesak untuk memperkuat dasar ilmiah pengetahuan tentang EMR dan dampak potensial mereka terhadap satwa liar.

Sedangkan sebuah badan amal bernama Buglife menyebut bahwa dampak serius 5G pada lingkungan tak dapat dikesampingkan. Dikutip dari Telegraph, Senin, 21 Agustus 2018, Buglife berharap agar pemancar 5G berada jauh dari lampu jalan yang menarik serangga, atau area di mana mereka dapat membahayakan satwa liar.

Pasalnya, 5G dapat berdampak signifikan pada satwa liar, jika pemancarnya ditempatkan pada lampu jalan LED yang menarik serangga malam hari—seperti ngengat—yang akan meningkatkan paparan radiasi yang berisiko pada serangga tersebut.

Pada Maret 2018, sebanyak 237 ilmuwan telah menandatangani banding ke PBB, meminta mereka agar benar-benar memperhatikan risiko yang ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik yang lebih serius terhadap makhluk hidup, termasuk manusia.◼︎

________________

Sumber:

  • A 5G Wireless Future – Dr. Cindy Russell
  • Latest on 5G Spectrum – EMFields Solutions Ltd
  • IJMTER ISSN (online) 2349 – 9745 Evolution of Mobile Generation
  • Technology: 1G to 5G and Review of Upcoming Wireless Technology 5G – by Lopa J. Vora

Pranala Luar:

Pos terkait