Kemenag Jatim Luncurkan El-Santri, Wali Santri Pantau Anak dari Rumah

El-Santri
Peluncuran aplikasi El-Santri. (Humas Kemenag Jatim)

Kanwil Kemenag Jawa Timur meluncurkan aplikasi El-Santri. Wali santri kini bisa memantau hafalan, kas, hingga perizinan putra-putri mereka tanpa harus datang ke pesantren.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur meluncurkan aplikasi El-Santri. Aplikasi ini dikembangkan untuk memudahkan wali santri memperoleh informasi perkembangan pendidikan dan aktivitas putra-putri mereka di pondok pesantren.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim Syaikhul Hadi menyampaikan apresiasi kepada Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren beserta seluruh jajaran. Ia berharap inovasi ini terus dikembangkan melalui kajian akademis, pemantauan, dan evaluasi agar manfaatnya terukur.

“Setiap bidang, pembimbing masyarakat, dan bagian tata usaha harus terus melahirkan inovasi. Inovasi tersebut perlu dihimpun, dikaji, dan dievaluasi agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya, dikutip Minggu (25/10/2026).

Bacaan Lainnya

Akses Informasi tanpa Harus Datang ke Pesantren

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jatim Imam Turmudi menjelaskan, El-Santri merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan pesantren yang adaptif terhadap teknologi. Wali santri dapat mencari informasi dengan memasukkan nomor siswa atau nama santri.

Sistem kemudian menampilkan data santri beserta informasi perkembangan yang tersedia. Informasi itu meliputi aktivitas hafalan terakhir, informasi kas santri, dan data perizinan.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan memudahkan orang tua mengikuti perkembangan pendidikan tanpa harus selalu datang langsung ke pondok pesantren. Akses informasi tersebut juga mendukung komunikasi antara orang tua dan pengelola pesantren dalam mendampingi proses pendidikan santri.

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya integrasi El-Santri dengan berbagai aplikasi yang telah digunakan di lingkungan pesantren. Dengan pengembangan berkelanjutan, aplikasi ini diharapkan dimanfaatkan lebih luas oleh pondok pesantren di Jawa Timur.

Pengembangan inovasi digital ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pesantren. Layanan informasi pun kian dekat dengan wali santri.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan