Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., mengingatkan bahwa cuaca ekstrem belum berakhir. “Hujan lebat berdurasi singkat, petir, angin kencang, serta kemungkinan angin puting beliung dan hujan es di beberapa wilayah menjadi ancaman yang harus diantisipasi,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resmi.
BNPB mengimbau masyarakat untuk terus memperhatikan prakiraan cuaca dan menyiapkan tas siaga bencana di rumah masing-masing sebagai langkah antisipasi.
Di tengah ujian ini, harapan tak surut. Warga bahu-membahu membantu satu sama lain, mengulurkan tangan bagi mereka yang membutuhkan. Sementara itu, pemerintah dan relawan terus berjibaku menanggulangi dampak bencana, memastikan setiap warga mendapat perlindungan.
Musim peralihan ini mungkin membawa ancaman, tetapi solidaritas dan kesiapsiagaan tetap menjadi benteng utama dalam menghadapi bencana.***





