”Kami bertemu dengan KH Huda dan Gus Kautsar. Beliau berpesan dan siap Ploso dijadikan lokasi Munas dan Konbes. Tempat ini sangat layak karena memiliki akar sejarah, tradisi keilmuan, dan kedudukan penting dalam khazanah pesantren NU,” kata Gus Ipul.
Menariknya, Gus Ipul turut menawarkan gagasan spiritual menyangkut prosesi pembukaan. Ia mengusulkan agar rangkaian pembukaan Munas dan Konbes 2026 berlangsung terlebih dahulu di kawasan Makbarah Syaikhona Muhammad Kholil, Bangkalan, Madura. Skema ini bertujuan sebagai bentuk tabarruk dan penyambungan sanad perjuangan kepada salah satu mahaguru ulama Nusantara, sebelum para peserta bertolak melanjutkan sidang pleno di Kediri.
Peta Persaingan Sengit Menuju Muktamar Ke-35
Agenda Munas dan Konbes kali ini memang menjadi jembatan krusial menuju Muktamar Ke-35 NU. Selain mengevaluasi regulasi internal dan percepatan sistem transformasi digital bernama Digdaya, PBNU juga tengah menggodok kesiapan para calon tuan rumah Muktamar. Gus Ipul membeberkan bahwa terdapat empat wilayah utama yang masuk bursa, yaitu Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatra Barat, dan Jawa Timur.
Sejauh ini, NTB menjadi kandidat paling agresif karena telah mengantongi dukungan hitam di atas putih dari gubernur setempat. Meskipun Jawa Timur—termasuk Lirboyo, Bangkalan, dan Situbondo—mulai ramai diperbincangkan di akar rumput, namun belum ada yang mengirimkan surat resmi secara keorganisasian. Kondisi ini kian memperkuat indikasi bahwa penempatan Munas di Ploso sukses meredam manuver sebagian pihak di Jawa Timur yang ingin merebut panggung Muktamar.
Momentum Konsolidasi Abad Kedua
Forum di Pesantren Al-Falah Ploso ini bukan sekadar rutinitas birokrasi biasa. Pertemuan akbar para ulama ini merupakan momentum emas untuk melakukan konsolidasi total menjelang abad kedua pergerakan NU. Melalui perpaduan apik antara manajemen organisasi modern dan restu spiritual dari sanad kiai sepuh, keputusan strategis yang lahir di Kediri nanti diharapkan mampu menjawab tantangan zaman demi kemaslahatan seluruh nahdliyin.***





