Sengkarut SPMB Jabar 2026 bikin pusing! Aplikasi eror parah, Gubernur Dedi Mulyadi murka, copot pejabat Disdik, dan perpanjang PCMB.
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat berujung pada kekacauan sistem digital dan regulasi. Ribuan orang tua kebingungan menghadapi kendala teknis pada aplikasi, mulai dari akun gagal terverifikasi hingga ketidakjelasan informasi terkait pembobotan nilai.
”Jujur saya pusing banget, aturannya kok rasanya berubah-ubah terus. Anak saya niatnya mau daftar ke SMU 3 Depok, tapi sampai sekarang kita masih digantung menunggu kepastian soal skor dan peringkat yang valid. Sistemnya benar-benar bikin stres orang tua dan anak,” keluh Alif (48), warga Depok yang turut menjadi korban ketidakpastian tersebut.
Dedi Mulyadi Murka, Pejabat Disdik Langsung Dicopot
Merespons jeritan warga, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung menyidak Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, Rabu (10/6/2026). Ia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat berdialog dengan orang tua siswa dan mendengarkan penjelasan tim teknis yang dinilai tidak masuk akal.
Tanpa basa-basi, Dedi mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Disdik Jabar, Suhendar.
Dedi mencecar Suhendar karena nekat membangun aplikasi SPMB secara mandiri dan tidak mengintegrasikannya dengan infrastruktur digital Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar. Padahal, Pemprov Jabar telah melarang perangkat daerah membangun aplikasi sendiri dari nol.
“Anda ngerti enggak bidang ini? Anda latar belakangnya apa? Siapa yang merekomendasikan Anda di bidang ini?” cecar Dedi Mulyadi kepada Suhendar di lokasi.
Sebagai langkah perbaikan cepat, Dedi langsung mengalihkan pengelolaan sistem SPMB ke Diskominfo Jabar dan menunjuk Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar, Mark Aditya, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPTD Tikomdik. “Betul. Kepala UPTD Tikomdik untuk sementara dinonaktifkan dulu. Ditangani dulu (oleh Diskominfo) sampai ada definitif pejabat baru,” tegasnya.
Solusi Darurat: Masa Pengisian PCMB Resmi Diperpanjang
Menyadari sengkarut teknis ini telah merugikan banyak pihak, Pemprov Jabar mengambil langkah darurat. Kepala Disdik Jabar, Purwanto, mengumumkan bahwa masa pengisian data Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) resmi diperpanjang hingga Kamis, 11 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.





