Dedik menyebut beberapa jalur hijau dan properti hiasan kota juga mengalami kerusakan. “Di samping Kalimas kawasan Genteng Kali, ada properti lampion berbentuk naga yang sampai robek. Mungkin saat mencari itu berebut atau bagaimana sampai menyebabkan kerusakan itu,” terang Dedik.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP untuk memperketat pengawasan di kawasan taman aktif maupun taman pasif.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya M. Fikser mengatakan, sejumlah langkah pengawasan terus dilakukan oleh pihaknya. Antara lain, personel Satpol PP ikut menginstal aplikasi Koin Jagat untuk mengetahui lokasi akurat pencarian.
“Ketika itu diaktifkan, kami bisa mendahului untuk melakukan penghalauan terhadap pencarian oleh warga,” kata Fikser.
Dia juga meminta keterlibatan masyarakat untuk aktif melaporkan, apabila mengetahui kegiatan pemburuan koin yang berujung pada pengerusakan fasum.***





