Risalah Mudik

Ilustrasi Hari Raya Idul Fitri. Foto:Canva

Dalam gerbong kereta yang penuh sesak, dalam mobil yang berdesakan, mereka saling bertatap, saling tersenyum, saling berbagi cerita tentang perjalanan hidup yang telah mereka jalani.

Mudik, dalam semua hiruk-pikuknya adalah pesta cinta. Pesta yang menyambut dengan pelukan hangat, dengan senyum lebar, dengan air mata syukur yang tak tertahankan. Di setiap langkah, di setiap helaan napas, mereka mengingatkan kita akan pentingnya hubungan, akan kekuatan cinta yang menghubungkan kita semua.

Di dalam kegelapan malam, di bawah cahaya bintang yang gemerlap, mereka tiba di kampung halaman. Dan di sana, di antara pelukan keluarga, di antara ramah-tamah tetangga, mereka menemukan kebahagiaan yang tak terkira. Mereka kembali pada pangkuan ibu, pada pelukan ayah. Dan di sana, di bawah langit yang penuh berkah, mereka merayakan Lebaran dengan hati yang penuh syukur, dengan cinta yang tak terbatas.

Bacaan Lainnya

Mudik, sebuah perjalanan yang tak pernah berakhir, sebuah kisah cinta yang tak pernah pudar. Bagi mereka, yang menjalani hidup di perantauan, yang terpisah oleh jarak dan waktu, mudik adalah titik jejak cinta yang selalu menghantarkan kita pada kampung halaman, pada akar-akar kehidupan yang penuh makna.

Selamat Idul Fitri 1445 Hijriah. Mohon Maaf lahir dan batin

Pos terkait