Punya Keahlian Gubah Syair Arab kendati Tak Pernah Belajar Formal di Timur Tengah, Kiai Zulfa Mustofa Dapat Anugerah Doktor HC

KH. Zulfa Mustofa Menyampaikan Pidato Pengukuhan Dr HC, di Sport Centre & Multipurpose Building KH Syaifuddin Zuhri, Jl A Yani 117 UINSA Surabaya, Rabu (25/9/2024). (Foto: IST)
Surabaya – KH. Zulfa Mustofa, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), mendapatkan penghargaan akademik tertinggi, Doktor Honoris Causa (HC), karena dinilai memiliki kontribusi besar dalam menggubah syair-syair Arab–kendati dia tidak pernah belajar langsung di Timur Tengah.

Suasana di Sport Centre & Multipurpose Building KH Syaifuddin Zuhri, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, tampak semarak pada Rabu (25/9/2024). Hari itu menjadi momen bersejarah bagi KH. Zulfa Mustofa bin Muqorrobin Yusuf, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang menerima gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (HC) atas kontribusinya dalam menggubah syair-syair Arab.

Dalam pengukuhannya, Kiai Zulfa menyampaikan pidato berjudul, “Menghidupkan Kembali  Syair Arab di Masyarakat Indonesia (Kajian Kontribusi Keindahan Syair Arab sebagai Instrumen Penyampaian  Pemikiran Pendidikan Karakter”.

KH. Zulfa Mustofa Menyampaikan Pidato Pengukuhan Dr HC, berjudul”Menghidupkan Kembali Syair Arab di Masyarakat Indonesia (Kajian Kontribusi Keindahan Syair Arab sebagai Instrumen Penyampaian Pemikiran Pendidikan Karakter”.
di Sport Centre & Multipurpose Building KH Syaifuddin Zuhri, Jl A Yani 117 UINSA Surabaya, Rabu (25/9/2024). (Foto: IST)

Penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (HC) berlangsung di Sport Centre & Multipurpose Building KH Syaifuddin Zuhri, Jl A Yani 117 UINSA Surabaya, Rabu (25/9/2024).

Bacaan Lainnya

Penyematan anugerah Doktor Honoris Causa dilakukan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof. Akhmad Muzakki, M.Ag., Grad. Dip. SEA., M.Phil., Ph.D. dan Dekan Fakultas Tarbiyah Prof Dr Muhammad Tohir.

Penganugerahan gelar Doktor HC Kiai Zulfa berbarengan dengan Drs. KH. Mohammad Naser Dip.Tal, pendiri Madrasatul Alsun atau sekolah Bahasa, Pucang Sidoarjo.

Anggota konsorsium Bahasa Arab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang membawakan orasi berjudul, “Mengintegrasikan Berbagai Aliran dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasatulalsun Sebagai Model”.

Pos terkait