“Produk ikan gabus dapat diolah menjadi nugget, kaki naga, maupun bakso ikan sehingga lebih praktis dan diminati,” ungkapnya.
Ikan gabus memiliki potensi besar untuk didistribusikan melalui program makanan bergizi. Namun, pengembangan tersebut perlu memperhatikan ketersediaan bahan baku serta mutu produk agar kandungan gizinya tetap terjaga.
Eka berpesan kepada para orang tua tentang pentingnya diversifikasi produk berbasis ikan gabus agar sesuai dengan selera anak. “Menu harus disesuaikan dengan minat anak untuk meningkatkan nafsu makan. Olahan seperti dimsum, otak-otak, hingga variasi makanan kreatif lainnya bisa menjadi pilihan,” tuturnya. ***





