Namun, mimpi Sukarno menyulap Palangkaraya sebagai ibukota Indonesia kandas seiring dengan terpuruknya perekonomian Indonesia di awal 1960-an. Puncaknya, pasca-1965, Sukarno dilengserkan. Presiden selanjutnya, Soeharto, tak ingin melanjutkan rencana pemindahan ibukota ke Kalimantan. Jawa kembali jadi sentral semua aspek kehidupan di Indonesia. […bersambung…]
(Wijdan)





