Prabowo Terima PBNU di Istana, Kabarnya Bahas Peran NU untuk Kemajuan Bangsa

Presiden Prabowo ketika menerima rombongan PBNU di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/2/2025). (Tangkapan Layar Youtube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/2/2025). Dalam pertemuan itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyampaikan laporan tentang rangkaian kegiatan peringatan Harlah NU, termasuk sarasehan ulama mengenai Asta Cita yang akan digelar Selasa, 4 Februari 2025.

“Bapak Presiden sangat memperhatikan kajian Asta Cita. Bahkan beliau langsung memerintahkan agar paket buku mengenai Asta Cita dikirimkan kepada peserta sarasehan besok,” kata Yahya kepada awak media usai pertemuan.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi strategis antara Presiden Prabowo dan PBNU mengenai pemanfaatan kekayaan alam Indonesia demi kesejahteraan rakyat.

Bacaan Lainnya

“Bapak Presiden menyampaikan secara rinci bahwa Indonesia memiliki banyak kekayaan yang harus diselamatkan. Beliau ingin memastikan kekayaan itu benar-benar digunakan untuk membantu rakyat, terutama mereka yang paling lemah,” ujar Yahya.

PBNU, lanjut Yahya, menegaskan kesiapan Nahdlatul Ulama untuk mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami telah melakukan konsolidasi dan terbukti efektif dalam melaksanakan berbagai program nasional. NU siap berkontribusi mendukung agenda-agenda pemerintah,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa PBNU telah menjalin kerja sama dengan berbagai kementerian dalam program-program strategis, seperti penanggulangan stunting dan revitalisasi posyandu bersama Kementerian Kesehatan, serta program ketahanan keluarga bersama Kementerian Agama.

“Mudah-mudahan kerja sama yang telah terjalin dengan baik ini bisa terus berlanjut dan semakin produktif dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Yahya.

Kunjungan PBNU ini menegaskan sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keadilan sosial.***

Pos terkait