BEM Unair Siap Gelar Demo di Grahadi, Tolak MBG hingga UU Polri

BEM SI Jatim
Aksi demonstrasi BEM SI Jatim. (Istimewa)
Sekitar 500 mahasiswa Unair dan BEM SI Jatim akan berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2026). Tuntutan utama: hentikan program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan cabut UU Polri-TNI.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga bersama BEM Seluruh Indonesia wilayah Jawa Timur akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/6/2026).

Presiden BEM Unair M Rizqi Senja Virawan menyatakan, pihaknya telah merumuskan 16 tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi. Namun, terdapat beberapa poin yang menjadi prioritas utama.

Bacaan Lainnya

“Untuk tuntutan kami itu sebetulnya ada 16. Cuma kalau untuk tuntutan utamanya itu adalah hentikan program Makan Bergizi Gratis sama Koperasi Desa Merah Putih. Lalu, ada cabut Undang-undang Polri dan Undang-undang TNI,” terang Rizqi, dikutip Rabu (17/6/2026).

Tolak Militerisme dan Tuntut Bebaskan Tahanan Politik

Selain itu, mahasiswa mendesak percepatan pembahasan dan pengesahan RUU Perampasan Aset serta RUU Masyarakat Adat. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap militerisme dan meminta militer dikembalikan pada fungsi pertahanan negara sesuai prinsip supremasi sipil.

Tuntutan lainnya mencakup penghentian tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil, pembebasan seluruh tahanan politik tanpa syarat, jaminan kesejahteraan tenaga pendidik dan kesehatan, hingga jaminan kebebasan pers.

“Menuntut permintaan maaf kepada rakyat serta evaluasi total terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran,” tegas Rizqi.

Rizqi memperkirakan sekitar 400 hingga 500 mahasiswa Unair akan turun dalam aksi. Pihaknya juga membuka pintu bagi kampus lain yang ingin bergabung.

Pemilihan lokasi demonstrasi di Grahadi bukan untuk menuntut tanda tangan pejabat. “Kami mengincar bahwasanya nanti masyarakat Surabaya akan tahu dan lebih sadar bahwasanya negara hari ini sedang tidak baik-baik saja, dan nanti akan berimbas kepada masyarakat kecil,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan