Salah satu gempa susulan berkekuatan M5,6 kembali mengguncang Kabupaten Nagekeo pada Senin. Ribuan warga masih bertahan di tenda dan ruang terbuka karena khawatir bangunan yang rusak kembali runtuh.
Data resmi hingga Ahad malam yang dikutip Reuters mencatat sedikitnya 53 orang meninggal. Gempa juga membuat ribuan warga mengungsi dan merusak sekitar 500 rumah.
Longsor sempat menutup jalan di Sikka dan Manggarai. Kondisi tersebut menghambat pergerakan petugas dan distribusi bantuan menuju sejumlah wilayah terdampak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman mengatakan pencarian pada Senin difokuskan pada pemantauan udara. Petugas menyiapkan helikopter dan peralatan ekstrikasi untuk memeriksa bangunan yang runtuh.
Pemerintah juga menyiapkan pesawat pengangkut makanan, tenda, dan kebutuhan darurat. Rumah sakit lapangan akan dibangun di beberapa lokasi, sementara dokter bedah saraf dan ortopedi dibutuhkan untuk menangani cedera kepala serta patah tulang.
Prasetyo belum menjelaskan apakah kunjungan Presiden akan dilakukan pada Senin setelah rangkaian upacara 17 Agustus atau pada hari berikutnya.
“Nanti kita lihat seperti apa lalu kita putuskan,” kata Prasetyo.***





