JAKARTA — Pemerhati politik Refly Harun mensinyalir Presiden terpilih Prabowo Subianto enggan pindah ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Refly memprediksi, IKN kemungkinan akan terus dibangun, tetapi tidak menjadi ibu kota baru, hanya akan menjadi kota biasa meskipun diperkirakan menelan biaya sekitar Rp466 triliun.
“Mangkrak atau tidak itu memang akan bergantung kepada presiden yang baru. Apakah Presiden yang baru nanti mau pindah ibu kota atau tidak? Dan saya lihat tidak mau sepertinya,” kata dia, dikutip dari Youtobe Refly Harun, Kamis (11/7/2024).
Wakil Ketua MPR sekaligus Sekjen Gerindra Ahmad Muzani sebelumnya menyatakan bahwa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, akan dilakukan di Jakarta, bukan IKN di Kalimantan Timur.
Muzani menegaskan pelantikan tersebut akan dilakukan di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta. “Pelantikan di Senayan,” kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Kamis (11/7/2024).
Dia juga menyebut jika Prabowo akan hadir Upacara 17 Agustus yang akan digelar di IKN. “Insyaallah, Pak Prabowo (upacara) ke IKN. Ya enggak tahu (pimpinan MPR semua atau tidak ikut upacara di IKN). Kalau saya Insyaallah ke IKN,” jelasnya.
Sementara itu, pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi seharusnya menangkap sinyal Presiden terpilih Prabowo Subianto memilih program makan siang gratis daripada melanjutkan proyek IKN. Sinyal ini terungkap melalui pernyataan Ketua Dewan Penasihat Partai Gerindra Soedradjad Djiwandono.
Menurut Rocky, Prabowo menginginkan Jokowi untuk menerangkan IKN merupakan program jangka panjang sebelum lengser dari jabatannya pada 20 Oktober mendatang.
“Pak Prabowo enggak mungkin bilang begitu ke Pak Jokowi. Nanti berselisih mereka tuh. Tetapi sinyal yang diberikan oleh Soedradjad Djiwandono juga harusnya sudah ditangkap oleh Pak Jokowi,” kata Rocky, dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official, yang diunggah Senin (8/7).





