PKB Dikabarkan ‘Minta Jatah’ Menteri Agama, Tapi Bukan buat Yaqut

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Menteri PDT Abdul Halim Iskandar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (2/5/2024). PKB dikabarkan meminta ‘jatah’ Menteri Agama sebagai syarat koalisi dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. FOTO: KOMPAS.com

Cak Imin mengatakan itu saat menghadiri acara “Ta’aruf Politik Bakal Calon Kepala Daerah untuk Wilayah Sumatra” yang digelar PKB di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta Barat, Rabu (1/5/2024) lalu.

Awalnya Cak Imin ditanya oleh wartawan mengenai program food estate yang acapkali dia kritik. Sebagaimana diketahui, food estate merupakan salah satu program andalan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang secara teknis dipimpin oleh Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

Bacaan Lainnya

Pada masa kampanye Pilpres yang lalu, Cak Imin sering melontarkan kritiknya terhadap program tersebut. Sementara itu, dengan ditetapkannya Prabowo sebagai presiden terpilih, maka besar kemungkinan program tersebut bakal dilanjutkan oleh pemerintahannya. Dan PKB berada dalam koalisi pemerintahan tersebut.

Cak Imin pun menjawab bahwa food estate menjadi salah satu topik yang bakal dibahasnya saat bertemu Prabowo.

“Ya, kita akan ajak berdebat. Food estate itu memang harus didiskusikan,” katanya.

Menurut Cak Imin, food estate menjadi salah satu hal yang dibahas dalam visi perubahan yang diusung PKB ketika partai ini bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran.

Ketika ditanya soal respons Prabowo saat membahas food estate, Cak Imin tak berkomentar. Dia malah tiba-tiba menyebut nama Hanif Dhakiri sebagai menteri.

“Wah enggak (belum) sampai ke situ (membahas food estate dengan Prabowo). Nanti kalau Pak Hanif jadi menteri, baru dibahas,” katanya.

Kelakar tersebut membuat sejumlah kader PKB yang sedang bersama Cak Imin tertawa. Hanif Dhakiri, yang juga ada di situ, juga hanya tertawa sambil sesekali menggelengkan kepalanya.

Pos terkait