“Kami masih terpaksa melakukannya, sekalipun tetap berkeyakinan akan keharusan persahabatan antara kami dan negara-negara tetangga itu,” jelasnya.
Ia menyarankan negara-negara tetangga untuk segera menutup pangkalan militer asing di wilayah mereka. “Sudah semestinya sampai sekarang mereka sudah paham bahwa klaim menciptakan keamanan dan perdamaian oleh Amerika hanya kebohongan.”
Pemimpin baru ini juga mengucapkan terima kasih kepada para pejuang Front Perlawanan, termasuk Yaman dan Hizbullah, yang dinilainya sebagai “sahabat terbaik” dan bagian tak terpisahkan dari nilai-nilai Revolusi Islam.***





