Insiden polisi menembak polisi di Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat, di mana Kabag Ops Polres AKP Dadang Iskandar menembak Kasat Reskrim AKP Ulil Ryanto Anshari hingga tewas, bukanlah kasus pertama. Kejadian ini menambah daftar kasus penembakan yang melibatkan sesama anggota Korps Tribatra.
Dalam kasus Polres Solok Selatan, pelaku penembakan, AKP Dadang Anshari, dilaporkan menyerahkan diri. Namun, sebagaimana terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial, dia tampak ngamuk-ngamuk saat diamankan oleh petugas Provost Polda Sumatera Barat.
“Aku makan kau!” teriak AKP Dadang kepada seorang petugas yang menggelandangnya. “Saya datang baik-baik,” katanya.

Namun akhirnya dia berhasil diamankan dan diperiksa.
Sebelum kasus Dadang Iskandar, setidaknya sejak tahun 2022 lalu tercatat ada tiga kasus polisi tembak polisi yang terpublikasi. Berikut daftarnya:
1. Pembunuhan Brigadir J
Kasus pembunuhan Brigadir J menjadi sorotan publik sepanjang 2022 hingga 2023. Tak tanggung-tanggung, kasus ini menyeret nama besar yang tentunya membuat publik terkejut.
Brigadir Joshua tewas karena luka tembak di rumah dinas Ferdy Sambo, yang saat it menjabat Kadiv Propam Polri, di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.
Awalnya, Brigadir J dilaporkan meninggal karena baku tembak. Namun, setelahnya terungkap bahwa Brigadir J murni ditembak tanpa perlawanan.
Ferdy Sambo kemudian dinyatakan bersalah karena menjadi dalang pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Pada usahanya menutupi kejahatan tersebut, Sambo sempat membuat skenario palsu dan melakukan sabotase terhadap barang bukti.






