KPK menyatakan terus memeriksa saksi dan bukti di kasus kuota haji 2024 di tengah gugatan praperadilan terhadap lembaga antirasuah ini.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa penyidikan dugaan korupsi kuota tambahan haji 2024 masih berjalan intensif. Ia menyebut pemanggilan saksi dan pengumpulan dokumen terus berlangsung hingga hari ini.
“Pastinya masih berproses, ya. Ada beberapa pemeriksaan, kemudian pengumpulan dokumen dan lain-lain,” kata Setyo kepada wartawan di Bogor, Rabu (19/11/2025).
Setyo belum menyebut target waktu penyidikan. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim penyidik untuk menentukan kapan proses dianggap lengkap dan bisa diumumkan ke publik.
“Target kalau memang itu dianggap oleh penyidik semuanya sudah lengkap, mungkin nanti akan segera di-update oleh Jubir atau oleh Deputi Penindakan,” jelasnya.

Pendalaman Mekanisme Jual Beli Kuota
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik masih mendalami dugaan praktik jual beli kuota haji di antara penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK). Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi diarahkan untuk menelusuri bagaimana kuota itu berpindah ke calon jemaah.
“Pemeriksaan kepada para saksi, yaitu dari PIHK, penyidik mendalami bagaimana proses jual beli kuota haji kepada para calon jemaah,” ujar Budi, Rabu (19/11/2025).
Ia menambahkan, KPK juga menelusuri besaran biaya yang dibebankan biro perjalanan kepada calon jemaah, termasuk kecocokan antara harga dan fasilitas.




