Direktur LSI Hanan Djayadi menyebut mayoritas warga NU di Jawa Timur lebih memilih Prabowo-Gibran.
“Di segmen pemilih NU, 47,1 persen responden memilih Prabowo-Gibran,” ujar Hanan Djayadi saat paparan survei, Jumat (5/1/2023).
Survei LSI di Jawa Timur dilakukan pada 16-28 Desember 2023 dengan jumlah responden sebanyak 8.800. Survei ini memiliki margin of error di angka 1,1% dengan tingkat kepercayaan 95% dan menggunakan metode stratified random sampling. Dari 8.800 responden itu tersebar masing-masing 800 responden di 11 dapil yang ada di Jawa Timur.
Sementara dalam survei ARCI di Jatim, 36,7% responden yang mengaku warga Nahdliyin memilih Prabowo-Gibran. Kemudian 35,1% memilih Ganjar-Mahfud, dan 25,6% memilih Anies-Muhaimin. Ada 2,6% responden yang belum menentukan pilihan.
“Di segmen NU, Prabowo-Gibran unggul. Namun angkanya tidak terpaut jauh dari pasangan Ganjar-Mahfud,” ujar Direktur ARCI Baihaki Sirajt, Selasa (9/1/2023). Survei ARCI dilakukan pada 10-20 Desember 2023. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.000 responden yang tersebar proporsional di 38 kabupaten/kota Jatim. Survei ARCI memiliki margin of error sebesar 3% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.
Lembaga survei Surabaya Research Syndicate (SRS) merilis hasil survei pilihan warga Nahdlatul Ulama atau NU di Jawa Timur (Jatim) setelah deklarasi pasangan bakal capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Hasilnya, mayoritas warga NU memilih Prabowo Subianto dibanding Ganjar Pranowo dan Anies.
Dalam rilis survei pada Jumat (15/9/2023), survei ini diketahui dilakukan tanggal 3-12 September 2023 atau setelah deklarasi Anies-Cak Imin, di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Hasil survey SRS adalah 41,4% cenderung memilih Prabowo, 34,3% menjatuhkan pilihan pada Ganjar, sedangkan yang memilih Anies hanya 13,6% dan 10,7% masih galau alias belum bisa membuat keputusan memilih siapa.
Prabowo Beberapa Kali Bertemu Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.
Pertama, Prabowo mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Miftachus Sunnah di Jalan Kedung Tarukan, Surabaya, Minggu (6/11) malam. Dia bertemu Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) Miftachul Akhyar. Prabowo mengaku pertemuan keduanya menjadi momen nostalgia. Sebab Miftachul pernah berkunjung ke kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 2013 silam. “Saya sudah kenal lama, kita menyambung silaturahmi,” ucap Prabowo dalam keterangannya, Senin (7/11/2022).
Ia mengaku kunjungan itu tak membicarakan soal dinamika politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. “Ya tidak (soal Pilpres), namanya silaturahmi. Saya sudah hubungan lama dengan beliau, saya kira itu ya,” ujarnya, dikutip dari kompas.com (7/11/2022).
Kedua, Prabowo bertemu dengan K.H Miftachul Akhyar, saat hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama Tahun 2023 di Pondok Pesantren Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).
Prabowo tak enggan mencium tangan dan menundukkan kepalanya di hadapan K.H Miftachul Akhyar yang notabene lebih muda darinya. Sebagaimana diketahui, Prabowo lahir pada tahun 1951 sedangkan K.H Miftachul Akhyar lahir pada tahun 1953.
____FOTO:IST/Humas Gerindra





