SURABAYA — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia berkumpul menggelar silaturahmi di kediaman Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, di Surabaya pada Sabtu (6/1/2024) malam. Agendanya adalah para utusan PWNU, selain menyampaikan suara dari bawah juga mendengar arahan dan hasil istikharah para kiai-kiai utama NU.
Wakil Sekjen (Wasekjen) PBNU Sulaeman Tanjung mengungkapkan warga Nahdlatul Ulama (NU) mayoritas mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres dan cawapres) nomor urut 02, yakni Prabowo Subiato-Gibran Rakabuming Raka, bukan ke paslon 01, Anies Bawesdan-Muhaimin Iskandar. Ia membantah klaim keluarga besar NU (KBNU) yang mengarahkan dukungan ke paslon nomor 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
“Bahkan yang sejatinya terjadi di bawah, keluarga besar NU itu tidak 01, tapi 02 (Prabowo-Gibran),” klaim Sulaeman Tanjung, dikutip dari Surya.co.id, Senin (7/1/2023).
Sulaeman memastikan deklarasi yang digelar segelintir orang yang mengatasnamakan NU di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, hanyalah klaim sepihak. Sebagai informasi, kelompok yang mengatasnamakan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) mendeklarasikan dukungan ke pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024).
Dukungan mayoritas warga NU kepada Prabowo dan Gibran ini, kata Sulaeman, juga tergambar dalam berbagai survei. Misalnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah di mana mayoritas warga NU lebih memilih Prabowo-Gibran ketimbang Anies-Muhaimin.
“Memang basis pendukung NU dan 01 itu berbeda. Di bawah tidak ketemu. Sangat sulit bagi warga NU bisa menerima 01. Kemarin para pengurus wilayah NU se Indonesia itu condongnya ya ke 02,” beber Sulaeman.
Dalam catatan Samudrafakta, sejak KPU menetapkan paslon capres-cawapres pada November, ada tiga lembaga survei yang merilis hasil pilihan warga NU di Jatim.
Dalam survei LSI, warga Nahdliyin di Jatim cenderung memilih Prabowo-Gibran. Sebanyak 47,1% responden yang mengaku warga Nahdliyin memilih Prabowo-Gibran. Kemudian sebanyak 26,2% responden memilih paslon Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Sebanyak 17,5% responden memilih Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Ada sebanyak 9,2% responden belum menentukan pilihannya.





