Pasal 303 KUHP yang selama ini identik dengan kasus perjudian mulai 2 Januari 2026 lalu, tak lagi identik dengan bandar togel atau judi online dan sejenisnya. Pasal 303 pada KUHP Baru digunakan untuk pelaku yang mengganggu ibadah agama lain. Mereka bisa dijerat hukuman penjara 2 tahun.
Pasal 303 KUHP mengalami perubahan mendasar dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 yang resmi berlaku sejak 2 Januari 2026. Jika selama puluhan tahun publik mengenal Pasal 303 sebagai pasal perjudian, kini ketentuan itu bergeser dan mengatur tindak pidana yang berkaitan dengan gangguan terhadap ibadah agama lain.
Perubahan ini menandai pergeseran substansi hukum pidana nasional. Dalam KUHP lama (Wetboek van Strafrecht/WvS), Pasal 303 digunakan untuk menjerat bandar atau penyelenggara perjudian, terutama mereka yang tanpa izin sengaja mengadakan permainan judi sebagai mata pencaharian.
Pasal tersebut mendefinisikan perjudian sebagai segala bentuk permainan yang keuntungannya bergantung pada unsur peruntungan. Ancaman pidananya pun berat, yakni penjara paling lama 10 tahun atau denda maksimal Rp25 juta.
Namun, dalam KUHP Baru, pengaturan perjudian dipindahkan ke Pasal 426 dan Pasal 427, sedangkan Pasal 303 kini memuat larangan mengganggu pelaksanaan ibadah atau upacara keagamaan agama lain.
Mengganggu Ibadah Bisa Dipidana
Dalam ketentuan baru, Pasal 303 melarang tindakan membuat kegaduhan, mengganggu, atau membubarkan ibadah maupun upacara keagamaan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. Sementara itu, Pasal 304 mengatur larangan merusak, menodai, atau menghancurkan sarana maupun tempat ibadah.
Kedua pasal ini menjadi instrumen hukum baru untuk melindungi kebebasan beragama, menjaga ketertiban ibadah, sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Pelaku pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai pidana penjara hingga dua tahun, bergantung pada bentuk tindakan, dampak yang ditimbulkan, dan unsur pidana yang terbukti.
Publik Perlu Tahu Perubahan
Perubahan makna Pasal 303 dinilai penting diketahui masyarakat luas, terutama karena nomor pasal yang selama ini identik dengan perjudian kini memiliki substansi yang sama sekali berbeda.