Bukan Sekadar Penghijauan! Muhammadiyah Sulap Lahan Wakaf Jadi Hutan Ekologis, Intip 3 Manfaat Besarnya

Muhammadiyah sukses mengubah lahan wakaf menjadi Hutan Wakaf produktif. Program ini fokus pada ekologi dan pemberdayaan umat.

​Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali menelurkan inovasi strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. Melalui ujung tombak Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) serta dukungan penuh Lazismu, Muhammadiyah kini menggerakkan program Hutan Wakaf.

Inisiatif ini tidak hanya menambal isu pelestarian alam, tetapi juga mendongkrak kemandirian ekonomi umat melalui pemanfaatan lahan wakaf yang sebelumnya terbengkalai.

​Langkah progresif ini sejatinya mengakar kuat pada spirit ajaran pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Semasa hidupnya, beliau senantiasa mencontohkan bahwa keislaman sejati harus mewujud dalam aksi nyata yang membawa rahmat bagi semesta alam. Dalam konteks kekinian, spirit teologi Al-Ma’un yang beliau wariskan meluas menjadi sebuah kesalehan ekologis.

Bacaan Lainnya

Menjaga hutan dan keseimbangan ekosistem alam bukan sekadar amal tambahan, melainkan amanah mutlak untuk menyelamatkan bumi dari krisis iklim sekaligus melindungi kelangsungan hidup generasi mendatang.

​Lebih dari Sekadar Wacana, Wujud Aksi Nyata

​Semangat untuk membumikan gagasan lingkungan tersebut membuahkan hasil riil. Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Prof. Hilman, Ph.D., menegaskan bahwa setiap program prioritas di lingkungan majelis dan lembaga Muhammadiyah wajib memberikan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

​“Program-program prioritas tidak boleh berhenti pada tataran wacana. Semuanya harus dikonkretkan melalui kerja-kerja riil untuk kepentingan umat. Dalam konteks ini, Lazismu harus hadir dan berperan aktif mendukung pelaksanaan program-program strategis tersebut,” tegas Prof. Hilman saat menyerahkan penyaluran bantuan dalam acara Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah di Auditorium Universitas Muhammadiyah Tangerang (25/02/2026).

​Senada dengan hal tersebut, Wakil Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah sekaligus Koordinator Hutan Wakaf, Fitrah Yunus, menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Lazismu. Ia menilai kolaborasi antarelmen ini memperkuat fondasi gerakan social forestry (perhutanan sosial) yang sedang Muhammadiyah bangun.

Pos terkait