MI diduga menjadi korban bullying dua teman sekelasnya berinisial S dan A, hingga berujung meninggal sebulan kemudian.
Dunia pendidikan kembali berduka setelah aksi perundungan (bullying) brutal merenggut nyawa seorang siswa SMP berinisial MI (16) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. MI diduga menjadi korban bullying dua teman sekelasnya berinisial S dan A, hingga berujung meninggal sebulan kemudian.
Adapun S kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Sementara terduga pelaku lain, A masih berstatus sebagai saksi.
Kepala SMP PGRI Sukodono Yunita Wahyuningsih mengungkapkan, bahwa peristiwa perundungan yang menimpa MI terjadi pada 18 Mei 2026.
Ia menuturkan, saat itu merupakan hari pertama TKA untuk siswa kelas 3 di SMP PGRI Sukodono, Lumajang. Setelah peristiwa memilukan itu, menurut Yunita, korban masih mengikuti TKA sampai selesai pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Yunita mengatakan dua peserta didik tersebut merupakan siswa pindahan dari sekolah lain. Kata dia, korban dikenal pendiam selama belajar di lembaga pendidikan ini.





