Pakar Telematika Curigai Potongan CCTV, Kematian Arya Daru Dianggap Mirip Kasus Jessica Wongso

Potongan CCTV di depan kamar Arya Daru memperlihatkan dia masih membuang sampah di malam sebelum ditemukan tewas terlakban pada 8 Juli 2025. | FOTO: Tangkapan Layar Video Istimewa
Pakar telematika menyebut CCTV terkait kematian Arya Daru tak utuh dan bisa menyesatkan publik. Ia membandingkan kasus ini dengan kematian Mirna pada 2016—yang menjerat Jessica Wongso sebagai tersangka. Polisi diminta membuka rekaman penuh ke publik.

__________

Pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat menyoroti beredarnya rekaman CCTV terkait kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan. Menurutnya, video yang tersebar tidak utuh sehingga rawan disalahartikan.

“Saya kira itu potongan. Masyarakat bisa salah tafsir,” ujar Abimanyu, dikutip dari tvOneNews, Kamis, 17 Juli 2025.

Bacaan Lainnya

Salah satu cuplikan video yang disorot adalah ketika Arya membuang sampah, sesaat sebelum ditemukan tewas. Namun, rekaman itu tak menampilkan seluruh area kamar kos korban. Hal ini memunculkan spekulasi dan pertanyaan: apa yang tak terlihat?

Abimanyu merasa peristiwa ini seperti dejavu dengan kasus Jessica Wongso yang meracuni sahabatnya, Wayan Mirna Salihin, dengan sianida dalam es kopi pada 2016. Ia ingat betul, dalam kasus itu, ada satu CCTV yang tak pernah diungkap ke publik maupun persidangan.

“Saya yakin di kasus Arya Daru juga masih ada CCTV yang belum dibuka,” tegasnya.

Abimanyu mendesak polisi membuka semua rekaman CCTV secara utuh. Menurutnya, hanya dengan data lengkap, publik bisa melihat kebenaran. Ia pun mengkritik kinerja penyidik.

“Kalau hanya mau ‘mengungkap’, bisa saja dikira bunuh diri, tapi pelakunya enggak ketahuan. Apa itu cara kerja polisi?” cetusnya.

Pernyataan ini ditanggapi mantan Kabareskrim Polri, Komjen (purn) Ito Sumardi. Ia menyebut rekaman yang beredar kemungkinan besar bukan berasal dari polisi.

“Kita belum tahu sumbernya. Polisi tidak pernah rilis rekaman itu,” kata Ito. 

Itu menilai, terlalu dini menyimpulkan kasus hanya dari potongan video.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan penyelidikan masih berlangsung. Ia menegaskan timnya bekerja keras mengungkap fakta di balik kematian Arya Daru.

“Kami masih menunggu hasil forensik dan penelitian mendalam. Kesimpulan nanti berdasarkan scientific crime investigation,” kata Sigit.

Sebagaimana diketahui, Arya Daru ditemukan tewas di kamar kosnya, Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025. Kepalanya dililit lakban. Namun, polisi menyatakan belum ditemukan tanda kekerasan atau kehilangan barang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto sebelumnya mengatakan hasil investigasi diharapkan rampung dalam waktu sepekan. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi tentang kesimpulan penyebab kematian.

Publik pun menanti: benarkah ini bunuh diri? Atau ada skenario yang belum terungkap? Jawabannya mungkin tersembunyi dalam rekaman yang belum dibuka.***

Pos terkait