Nenek 89 Tahun Asal Bali Berangkat Haji Modal Tabungan Hasil Bertani Cengkih

Dari hasil panen itu juga, Siti menyisihkan uangnya untuk ditabung untuk membayar biaya pelunasan haji.

Menurut Mariyati, sang ibunda sebenarnya telah berkeinginan sejak lama untuk berhaji.

“Tetapi kami belum mampu. Ibu ini anaknya banyak. Kami ini 9 bersaudara. Bapak sudah meninggal 27 tahun lalu. Baru 6 tahun lalu ibu dan saya dapat mendaftar,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Perempuan yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga ini sangat bersyukur karena adanya layanan kuota prioritas lansia dan juga kuota pendampingan lansia, sehingga sang ibunda dapat berangkat lebih cepat dari masa tunggu seharusnya.

Mariyati berharap sang ibunda dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan lancar.

“Tadi awal masuk asrama haji, ibu sempat dibawa ke poliklinik karena tekanan darahnya sedikit menurun. Alhamdulillah sudah stabil. Semoga kami diberikan kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan rangakaian ibadah haji di Tanah Suci,” harap Maryati.

Siti Maimunah dan Mariyati terbang ke Tanah Suci pada Jumat (23/5/2025) dini hari dengan maskapai Saudi Airlines nomor penerbangan SV 5471. ***

Pos terkait