MUI dan Baznas Luncurkan Buku “Islam Ala Prabowo”, ISBN Dipertanyakan

Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar bersama Ketua Baznas Noor Achmad dalam acara peluncuran buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam. - Istimewa
Buku ini mengupas sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto, tapi ada dua versi dari dua penerbit yang berbeda—kendati beberapa penulisnya tercantum sama.

__________

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan buku berjudul Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam di Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025. Peluncuran ini menjadi salah satu agenda utama pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2025.

Buku setebal hampir 400 halaman itu ditulis Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas. Penerbitnya, Atmosphere Publishing House, menyebut karya tersebut menggambarkan dimensi keislaman Presiden Prabowo dalam kehidupan pribadi, karier militer, hingga kepemimpinan sebagai kepala negara.

Bacaan Lainnya

Ketua MUI Anwar Iskandar mengatakan buku ini penting karena menampilkan contoh nyata nilai Islam yang membumi dalam kebijakan publik. “Buku ini memberi inspirasi bahwa Islam bukan hanya simbol, melainkan substansi yang dapat diwujudkan dalam kebijakan pro-rakyat,” ujarnya.

Ketua Baznas Noor Achmad menambahkan, penerbitan buku ini bagian dari gerakan literasi keagamaan. “Kami mendukung penuh upaya memperkenalkan sisi keislaman Presiden Prabowo, sekaligus mengajak masyarakat meneladani kepedulian dan keberpihakan beliau pada rakyat kecil,” katanya.

Salah satu bab menyoroti konsistensi Prabowo memperjuangkan Palestina, termasuk pidatonya di KTT D8 di Mesir tahun 2024. Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Syun, turut memberi apresiasi yang dimuat dalam buku. Epilog ditulis KH Asep Saifuddin Chalim, Pengasuh Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto, yang menyebut peluncuran Agustus ini selaras dengan tekad Prabowo mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Namun, penelusuran Samudrafakta melalui situs ISBN Perpustakaan Nasional menemukan data berbeda. Judul buku yang sama tercatat sudah terbit lebih dulu pada April 2025 oleh penerbit Media Luhur Sentosa, ditulis Mush’ab Muqoddas Eka Purnomo, lengkap dengan ISBN dan sampul berbeda.

Sementara itu, nama penerbit Atmosphere Publishing House tidak muncul di basis data ISBN. Sehingga buku versi yang diluncurkan MUI–Baznas itu kemungkinan belum memiliki nomor ISBN resmi.

Pos terkait