PARIS — Dua atlet panjat tebing putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah, berhasil lolos ke babak perempat final Olimpiade 2024 Paris, membuka peluang besar meraih medali emas untuk Indonesia.
Desak Made dan Rajiah memulai perjuangan mereka melalui babak penyisihan (seeding heats) dan eliminasi. Pada babak seeding heats, Desak Made yang tampil di Line A berhasil menempati unggulan keenam dengan catatan waktu 6,45 detik, sementara Rajiah Sallsabillah berada di urutan ketujuh dengan 6,58 detik, mencatatkan waktu terbaiknya.
Di babak eliminasi, Desak Made mempertajam catatan waktunya menjadi 6,38 detik saat menghadapi Piper Kelly dari Amerika Serikat, memastikan tiket ke perempat final. Rajiah Sallsabillah, meski sempat terjatuh saat melawan Leslie Adriana Romero Perez dari Spanyol, juga berhasil melaju ke perempat final berkat catatan waktu terbaiknya di seeding heats.
“Untuk yang terakhir di eliminasi ada sedikit kesalahan. Untuk yang kedua iya personal best. Kalau dibilang enak, untuk dari standar apapun itu lebih enak dibanding tempat latihan,” kata Rajiah Sallsabillah dilansir laman Kemenpora, Selasa (6/8/2024).
Rajiah juga mengungkapkan perasaannya menghadapi babak selanjutnya. “Yang pasti deg-degan, tapi kalau deg-degan wajar ya, tetep dilawan rasa deg-degannya itu, terus mencoba untuk lebih tenang dan mencoba untuk lebih fokus lagi. Apapun hasilnya nanti, yang pasti mau menampilkan yang terbaik, dan semoga hasilnya bisa melewati babak selanjutnya,” jelasnya.
Sementara itu, Desak Made menyatakan akan berusaha lebih fokus dan tenang saat tampil di babak perempat final panjat tebing nomor speed putri, Rabu (7/8/2024). “Hasilnya masih belum oke. Catatan waktu sih saya tidak terlalu mikirin, Desak maunya ya podium. Lumayan, sedikit grogi, belum lega, sebelum podium belum lega,” ungkap Desak Made.
Pelatih Hendra memberikan arahan penting untuk Desak Made menjelang pertemuan dengan Cheng Deng. “Coach Hendra bilang, nanti kamu ketemu Cheng Deng harus lebih rileks lagi. Semuanya juga pasti deg-degan, pokoknya fokus sama diri sendiri, tampilin catatan waktu terbaik, tampilin performa terbaik pas latihan itu,” tutup Desak Made.





