Makna Formasi 17-8-45 dalam Pasukan Paskibraka

Formasi Paskibraka
Paskibraka upacara HUT ke RI di Balai Kota Surabaya. (Dinkominfo Surabaya)

Ia akhirnya memilih lima pemuda yang sedang berada di Yogyakarta, terdiri atas tiga laki-laki dan dua perempuan. Jumlah lima orang itu dimaknai sebagai representasi lima sila dalam Pancasila.

Dikembangkan Menjadi Formasi 17-8-45

Gagasan Mutahar kembali dikembangkan pada 1967 setelah Presiden Soeharto memintanya menangani pengibaran Bendera Pusaka dalam upacara kenegaraan.

Mutahar kemudian merancang formasi 17-8-45 dengan menjadikan tanggal Proklamasi sebagai susunan simbolis pasukan. Pasukan 17 ditempatkan sebagai pengiring, Pasukan 8 menjadi kelompok inti, dan Pasukan 45 bertindak sebagai pengawal.

Bacaan Lainnya

Rencana awalnya ialah menghadirkan pemuda dan pemudi dari seluruh Indonesia. Namun, keterbatasan pada masa itu membuat pasukan masih diisi oleh pemuda asal Jakarta yang tergabung dalam organisasi kepanduan atau Pramuka.

Keterwakilan daerah mulai diperluas pada tahun-tahun berikutnya. Kini, peserta Paskibraka tingkat pusat diseleksi dari seluruh provinsi untuk menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum bertugas dalam upacara kenegaraan.

Formasi 17-8-45 akhirnya tidak hanya mengatur pembagian tugas pengibaran bendera. Susunan tersebut juga menjadi pengingat atas tanggal lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan