Limbah Kulit Pisang Bisa Dijadikan Sumber Energi Masa Depan

Ilustrasi limbah kulit pisang. | Dok. Samudrafakta
Dilansir dari Euronews, tim ilmuwan dari Swiss berhasil menemukan cara untuk menghasilkan energi terbarukan dari kulit pisang.

__________

Di tengah ancaman krisis energi, limbah kulit pisang ternyata bisa menjadi sumber energi alternatif masa depan. 

Kulit pisang kering yang disengat dengan lampu berkekuatan tinggi disebut dapat langsung diubah menjadi sumber energi terbarukan. Hal serupa juga bisa dilakukan pada kulit jeruk, bonggol jagung, biji kopi dan kulit kelapa. Metode ini disebut fototermal yang berbasis cahaya dan panas.

Bacaan Lainnya

“Kami telah mengubahnya menjadi produk akhir yang bermanfaat dalam waktu singkat menggunakan lampu kilat xenon,” kata Dr. Bhawna Nagar, salah satu penulis École Polytechnique fédérale de Lausanne (EPFL) di Swiss.

Saat ini, ada dua cara mengubah biomassa secara kimia menggunakan panas, yaitu gasifikasi dan pirolisis. 

Gasifikasi memanaskan material organik hingga mencapai suhu 1.000°C, mengubahnya menjadi syngas—yaitu campuran hidrogen, metana, karbon monoksida, dan karbon dioksida, yang digunakan sebagai biofuel. Sisa karbon padat, yang dikenal sebagai biochar atau arang, akan tertinggal.

Sedangkan pirolisis menguraikan biomassa pada suhu rendah 400 hingga 800° celcius dalam wadah tanpa oksigen. Namun, hal ini memerlukan reaktor yang sangat spesifik yang dapat menangani suhu dan tekanan tinggi.

Metode yang lebih sederhana kini tersedia dalam bentuk foto-pirolisis menggunakan lampu xenon. Metode ini memancarkan cahaya putih terang, seperti yang pernah terlihat di studio fotografer. 

Satu bidikan senter yang kuat dapat memicu konversi biomassa hanya dalam beberapa milidetik.

Cara melakukannya untuk kulit pisang, pertama, kulit pisang harus dikeringkan pada suhu sekitar 100° celcius selama 24 jam. Kulit itu kemudian digiling dan diayak menjadi bubuk halus sebelum ditempatkan dalam reaktor baja tahan karat.

“Setiap kilogram biomassa kering dapat menghasilkan sekitar 100 liter hidrogen dan 330 gram biochar, yang setara dengan 33 persen berat dari massa kulit pisang kering asli,” kata Nagar.

Pos terkait