- Ayam Rica-Rica

Sulawesi Utara, tidak hanya terkenal dengan rempah-rempahnya yang beragam tetapi juga jenis kuliner legendaris yang selalu memanjakan lidah penikmat santapan Nusantara. Salah satunya ayam rica-rica.
Rica yang memiliki makna ‘pedas’ memang ditujukan untuk Anda si penyuka masakan pedas. Bukan hanya pedas karena menggunakan cabai, tapi juga pedas dari banyaknya rempah yang dipakai dalam mengolahnya. Ayam rica-rica ini juga menjadi salah satu santapan yang selalu dinantikan saat Natal tiba.
- Selat Solo

Masakan yang sudah diadaptasi dari masakan Eropa ini juga dikenal dengan nama “bistik jawa”. Olahan daging dengan citarasa yang manis gurih segar ini dahulu disajikan hanya di acara-acara keraton di kota Solo saja. Tetapi, seiring berjalannya waktu, selat solo mulai dapat dinikmati di mana saja tanpa harus pergi ke Solo.
Santapan ini biasanya disajikan di momen-momen spesial bersama keluarga seperti Natal. Disajikan bersama dengan telur rebus, sayuran kukus sperti buncis, wortel, keripiki kentang, mentimun, dan selada. Dibanjur dengan saus kecokelatan dan diberikan mustar, saus berwarna kuning seperti mustard namun dengan rasa yang sudah disesuai dengan lidah Indonesia.
- Babi Panggang Karo

Kuliner khas Sumatera Utara ini sudah melegenda. Tidak perlu jauh-jauh ke tanah Karo untuk menikmati santapan yang satu ini. Beberapa resto yang mengusung tema Sumatera Utara sudah ada yang menyajikannya. Bahkan tak perlu menunggu momen Natal, babi panggang karo yang berbumbu sederhana seperti bawang putih, serai, dan kecap manis itu bisa dinikmati setiap saat bagi penikmatnya.*





