
Anggota Wantimpres sekaligus Duta Besar RI untuk Korsel, Gandi Sulistiyanto, dalam sambutannya ketika peluncuran, menyebut jika buku ini dapat menjadi reservoir bagi pembaca di Tanah Air untuk lebih mengenal dan memahami sejarah perkembangan Korsel, yang awalnya negara miskin dan terbelakang, kini menjadi kekuatan ekonomi global.
“Saya melihat tidak banyak tulisan atau referensi mengenai perkembangan dan kemajuan Korea yang ditulis oleh penulis Indonesia, dan jika ada mungkin terbatas,” katanya.
“Saya berharap buku ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja, khususnya kalangan muda di Indonesia untuk dapat meniru mentalitas juang, tahan banting, dan semangat pantang menyerah orang Korea dalam mengubah nasib mereka,” tambahnya.
Sedangkan Sigit Aris Prasetyo, penulis buku, mengungkap jika buku yang rampung sejak September 2023 ini tidak hanya menyoroti perkembangan ekonomi Korsel, tetapi juga bagaimana Negeri Gingseng berhasil mengekspor budaya populer melalui fenomena Hallyu atau Gelombang Korea.
Keberhasilan Korsel, menurut Sigit, tidak hanya terletak pada kebijakan ekonominya yang brilian, tetapi juga pada bagaimana mereka menggunakan kekuatan budaya sebagai instrumen diplomasi global.
“Mereka menciptakan nilai tambah yang luar biasa dengan menggabungkan ekonomi, teknologi, dan budaya,” kata dia.
Sigit juga menjelaskan jika buku setebal 387 halaman ini menghadirkan sebuah narasi komprehensif tentang “Miracle of the Han River” atau “Keajaiban Sungai Han”—istilah yang digunakan untuk menggambarkan kebangkitan ekonomi Korea Selatan sejak tahun 1960-an.
Sigit memaparkan faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan luar biasa negara tersebut, dan bagaimana Korea Selatan bisa menjadi model bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia.
“Buku ini menjelaskan bagaimana perusahaan chaebol (raksasa dalam bahasa Korea) besar seperti Samsung, Hyundai, dan LG berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Korea Selatan, dan ada peran pemerintah dalam menciptakan kebijakan pro-investasi, pendidikan berkualitas, dan fokus pada inovasi teknologi yang menjadi fondasi kesuksesan jangka panjang negara tersebut,” ungkapnya.*



