JAKARTA—Mantan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang kini menjabat Komisaris Utama PT KAI, Said Aqil Sirodj, menyatakan dukungan kepada pasangan Capres-cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau pasangan AMIN. Hal ini diungkapkan Said saat menghadiri haul KH Bisri Syansuri ke-45 di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur.
Said mengatakan dirinya mendukung penuh pasangan calon (paslon) Cak Imin dalam kontestasi politik yang tengah berlangsung meskipun—kata Said—dia bukan tokoh besar dan tidak memiliki jabatan apapun.
“Saya dukung (AMIN), 100 persen. Tapi saya ini apa? Wong Ketua NU bukan, ketua partai ya bukan,” kata Said Aqil, Sabtu (13/1/2024).
Pernyataan dukungan Said Aqil ini menarik jika mengingat posisinya saat ini masih merupakan seorang pejabat BUMN, yaitu Komisaris Utama PT KAI. Sementara itu, sebagaimana sudah jamak diketahui, seorang pejabat BUMN harus netral.
Merespons hal ini, Arya Sinulingga, Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN menilai jika Said Aqil hanya menyatakan dukungan pribadi, tanpa terlibat dalam kampanye Anies dan Cak Imin. Maka dari itu tidak ada masalah.
“Mendukung tanpa ada kampanye, ya silakan aja lah. Dia kan enggak kampanye. Kalau dia dukung kan dukung pribadi. Dia juga ngomong, kan, ‘Saya ini siapa sih, ketua PBNU juga bukan, apa bukan’. Semua orang kan punya pilihan masing-masing. Yang penting, yang namanya orang kan punya hak untuk memilih. Ya berhak untuk memilih, tapi kan bukan dalam melakukan kampanye,” ujar Arya, dikutip dari detik.com, Selasa (16/1/2024).
Arya menambahkan, soal hak pilih, masing-masing masyarakat Indonesia punya hak, dan selama tidak terlibat kampanye, semua tidak masalah. “Emang dengan dia jadi komisaris, maka hilang hak pilihnya? Enggak kan? Apa aturan kita? Kalau terlibat kampanye (baru tidak boleh),” ujar Arya.
Toh, menurut Arya, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama alias Ahok juga sudah terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon. Namun, memang Ahok tak pernah ikut kampanye.





