Kendati Undangannya ‘Ditolak’, PBNU Tetap Mendesak Jatman Segera Gelar Muktamar untuk Ganti Pengurus

KH. Zulfa Mustofa, Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Keagamaan dan Hubungan Antarlembaga (Foto: IG) kiaizulfamustofa)
JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan kepengurusan Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al- Mu’tabaroh An-Nahdliyah atau Jatman pimpinan Habib Luthfi bin Yahya sudah berakhir sejak September 2023. Untuk itu, PBNU mengimbau agar Jatman segera mengadakan muktamar.

Kesimpulan tersebut diambil PBNU berdasarkan sejumlah temuan notulen dan hasil pengumpulan keterangan dan bukti-bukti keorganisasian.

“Statusnya (kepengurusan Jatman) kedaluwarsa, sehingga perlu diambil langkah organisasi untuk kelanjutkan kepengurusan Jatman,” kata Wakil Ketua Umum PBNU bidang Keagamaan dan Hubungan Antarlembaga, Zulfa Mustofa, dalam keterangannya pada Sabtu (14/9/2024), dikutip kembali pada Selasa (17/9/2024).

Sebagai informasi, untuk memastikan kepengurusan Jatman periode 2018-2023, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menugaskan Zulfa Mustofa. Kiai Zulfa, menurut keterangan resmi PBNU, hanya ditugaskan untuk memfasilitasi pertemuan dan mendengarkan masukan, tetapi tidak untuk mengambil keputusan apa pun terkait kepengurusan Jatman.

Bacaan Lainnya

Dalam sebuah keterangan resmi, PBNU menyampaikan bahwa untuk menghindari terjadinya kesimpangsiuran informasi terkait kepengurusan Jatman, organisasi kemasyarakatan (ormas) ini memberikan beberapa penjelasan.

Pertama, sebagaimana dikutip dari penjelasan resmi PBNU, Jatman adalah badan otonom (banom) NU, sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) NU Pasal 18 ayat (7) huruf a. dan dltegaskan juga dalam Peraturan Organisasi Jatman PasaI 2.

Kedua, kepengurusan Jatman tingkat pusat, yang disebut ldaroh Aliyyah, dipilih dan diangkat oleh Muktamar Jatman yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali–di mana hal ini diatur dalam Pasal 24 dan Pasal PD Jatman.

Ketiga, sebagai banom NU, Pengurus Harian Jatman Tingkat Pusat, yaitu ldaroh Aliyyah, harus mendapatkan pengesahan dari PBNU. Hal ini sebagaimana diatur Pasal 54 ayat (1) ART NU.

Keempat, muktamar terakhir yang diselenggarakan oleh Jatman adalah Muktamar XII di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 26 Rabiul Akhir sampai 1 JumadilAwwal 1439 H atau 14-18 Januari 2018, yang memilih dan menetapkan Habib Luthfi bin Yahya sebagai Rais Aam dan Wahfiyuddin Sakam sebagai Mudir Aam untuk memimpin kepengurusan ldaroh Aliyyah Jatman masa khidmat 2018-2023.

Pos terkait