Waspadai pewarna buatan yang kini banyak tersebar di berbagai makanan dan minuman yang dijual bebas. Mengonsumsinya terlalu banyak bisa bikin tubuh celaka.
__________
Pewarna makanan buatan kerap kali digunakan untuk menambah daya tarik visual pada makanan dan minuman. Padahal, zat yang terkandung dalam pewarna makanan buatan, jika digunakan secara berlebihan, berbahaya bagi kesehatan.
Mengutip laman klatentengah.dinkes.klaten.go.id, zat dari pewarna makanan bisa menimbulkan dampak negatif sebagai berikut:
1. Reaksi Alergi
Beberapa pewarna makanan buatan dapat menyebabkan gatal-gatal, ruam kulit, hingga reaksi anafilaksis.
2. Hiperaktivitas pada Anak-anak
Pewarna makanan seperi Tartrazine (Yellow No. 5) Sunset Yellow (Yellow No. 6) dan Allura Red (Red No. 40) diduga dapat memicu hiperaktivitas pada anak-anak. Ciri-cirinya sulit berkonsentrasi, gelisah, dan berperilaku impulsif.
3. Risiko Kanker
Red No. 40 dan Blue No. 1, menurut kajian para peneliti, jika dikonsumsi dalam jumlah besar, bisa meningkatkan risiko kanker, karena potensi efek karsinogeniknya.
4. Gangguan Pencernaan
Pewarna makanan dapat menyebabkan masalah pada pencernaan seperti mual, diare, dan sakit perut.
Ciri-ciri makanan atau minuman dengan yang terindikasi pewarna buatan itu bisa dilihat dari beberapa poin ini:
- Warna terlalu mencolok;
- Warna tidak mudah luntur meski terkena air; dan
- Memiliki rasa yang cenderung pahit.
Untuk menjaga kesehatan, lebih baik membuat makanan dan minuman sendiri menggunakan pewarna makanan alami, seperti kunyit dan daun pandan.
Jika membeli makanan dan minuman, perhatikan label pada produk yang akan dikonsumsi. Dengan lebih berhati-hati kita dapat meminimalisir dampak negatif dari pewarna makanan buatan. ***





