Video dari kantor berita AFP memperlihatkan kepanikan: anak-anak berdarah digendong masuk ke Rumah Sakit Nasser; perempuan menangis di atas jenazah keluarga mereka. “Cukup! Hentikan perang ini!” seru Ekram al-Akhras yang kehilangan beberapa sepupu.
Di tempat lain, satu keluarga utuh ikut musnah: Ahmed Ayyad Zeno, istrinya Ayat, serta anak-anak mereka Zahra dan Obaida. Tidak ada ruang aman di Gaza. Bahkan kamar tidur seorang dokter pun bisa menjadi kuburannya.
Hingga kini, militer Israel belum memberikan komentar atas serangan tersebut.
Kisah Marwan Al-Sultan adalah kisah tentang harapan yang dihancurkan oleh api perang. Tentang seorang dokter yang bertahan lebih lama dari rumah sakitnya. Tentang seorang ayah yang gugur di ranjangnya sendiri—tepat saat dunia memilih untuk tetap diam.***





