JAKARTA —Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Pilgub 2024. Surat rekomendasi pengusungan mereka dijadwalkan keluar hari ini.
“Ya, Mbak Luluk Hamidah kita usung menjadi Cagub Jatim berpasangan dengan Lukmanul Khakim. Pak Lukmanul dari PKB, Mbak Luluk dari PKB juga, keduanya kader PKB,” ujar Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, saat dihubungi, Rabu (28/8/2024).
Luluk Nur Hamidah dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. Anggota DPR RI ini memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi yang kuat. Menurut informasi dari situs resmi DPR RI pada 5 Maret 2024, Luluk meraih gelar dalam bidang Sosiologi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia pada tahun 2005. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan di IAIN Sunan Ampel Malang dalam bidang Pendidikan Agama sejak tahun 1991. Luluk juga mengikuti program Administrasi Publik di LKYSPP NUS-Singapura dari tahun 2006 hingga 2007.
Di dunia profesional, Luluk pernah menjabat sebagai Staf Ahli di Fraksi PKB/MPR RI dari 2009 hingga 2019 dan sebagai Integrity Officer di CADNOACIL Australia Kor Aibep pada 2008 hingga 2009. Ia juga pernah menjadi Direktur di Yayasan Masyarakat AHIMSA dari 2001 hingga 2010, serta Konsultan di Sekolah Citra Alam. Keterlibatannya di organisasi tak kalah beragam, termasuk menjabat sebagai Ketua PP LKK PBNU dari 2015 hingga 2020 dan Sekretaris Jenderal DPP Perempuan Bangsa dari 2014 hingga 2019. Saat ini, Luluk memimpin DPP KPPI sejak 2012 hingga 2016 dan memegang posisi di Bidang Luar Negeri PKB sejak 2019 hingga 2024.
Jazilul menyebut, pasangan Luluk dan Lukmanul merupakan alternatif baru yang segar untuk masyarakat Jawa Timur. “Mbak Luluk adalah kader perempuan yang fresh, smart, dan memiliki pengalaman luas di legislatif. Ia aspiratif dan vokal dalam memperjuangkan hak-hak rakyat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa duet Luluk dan Lukmanul Khakim diyakini tidak akan kalah bersaing dengan calon-calon lain yang telah lebih dahulu muncul, seperti Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. “Pilgub Jatim mungkin akan terbagi menjadi tiga poros, dan saya yakin Mbak Luluk tidak kalah dari Mbak Khofifah,” tambah Jazilul.*





