Karl Marx Bilang Agama Itu “Candu”, Tapi Ia Keliru: Agama adalah Jalan Pembebasan

Karl Marx melihat agama sebagai “candu” yang meninabobokan rakyat. Namun sejarah dan spiritualitas menunjukkan hal sebaliknya: iman sejati justru membebaskan manusia dari ketidakadilan. - Ilustrasi dibuat dengan SORA

Ayat-ayat seperti “Celakalah orang-orang yang curang dalam timbangan” (QS Al-Muthaffifin: 1) menunjukkan bahwa spiritualitas dan keadilan sosial berjalan beriringan.

Marx benar bahwa agama bisa disalahgunakan oleh kekuasaan—ketika ayat dipakai untuk membenarkan ketidakadilan. Tapi kesimpulannya keliru: bukan agama yang meninabobokan, melainkan manusia yang memelintirnya.

Tugas kita hari ini bukan menolak kritik Marx, melainkan membuktikan bahwa iman yang sejati membangkitkan, bukan menidurkan; membebaskan, bukan membelenggu.***

Bacaan Lainnya

Selengkapnya baca di sini. 

Pos terkait