Kota New York, Amerika Serikat, akhirnya memiliki nakhoda baru. Adalah Zohran Mamdani, kandidat muslim dari Partai Demokrat, sukses memenangi pemilihan wali kota (Pilwali) yang berlangsung ketat, Selasa, 4 November 2025, waktu setempat.
Proyeksi dari kantor berita Associated Press (AP) memastikan Mamdani sukses menaklukkan lawan terberatnya, mantan Gubernur Andrew Cuomo, yang maju sebagai kandidat independen. Prediksi tersebut terbukti. Mamdani, seperti disiarkan laman NBC News, berhasil meraup 1.020.974 suara atau 50,3 persen.
Perolehan itu praktis mengungguli Cuomo yang hanya mengantongi 843.741 suara (41,6 persen). Sementara itu, Curtis Sliwa, seorang konservatif yang dikenal sebagai pendiri kelompok patroli sipil Guardian Angels, harus puas terlempar di posisi ketiga dengan 144.778 suara (7,1 persen).
Kemenangan Mamdani ini jelas mengukir sejarah baru. Ia akan menjadi wali kota Muslim pertama di kota yang tak pernah tidur itu.
Mamdani, yang secara terbuka menyebut dirinya seorang sosialis demokrat, berhasil menarik simpati pemilih liberal. Platform kampanyenya memang menyasar kebutuhan pokok warga: janji penitipan anak gratis, transportasi bus gratis, dan pembekuan kenaikan harga sewa bagi jutaan warga New York.
Cuomo Akui Kalah, Disoraki Pendukung
Di kubu lawan, Andrew Cuomo, seperti dilansir Al Jazeera, terpaksa mengakui kekalahan. Dalam pidato konsesinya, mantan gubernur itu menyoroti tingginya angka partisipasi pemilih yang mencapai lebih dari 2 juta orang. Ia pun mengucapkan selamat kepada Mamdani.
Namun, ucapan selamat itu justru disambut cemoohan “boo” dari para pendukungnya sendiri.
“Itu tidak benar. Itu bukan kita,” tegur Cuomo kepada massanya, mencoba menenangkan.
“Malam ini adalah malam mereka. Kita semua akan membantu (Mamdani) dengan cara apa pun yang kita bisa, karena kita ingin pemerintahan New York City bekerja. Kita akan bersatu untuk New York City,” ujarnya.
Kemenangan Demokrat tidak hanya terjadi di New York. Kandidat partai berlambang keledai itu juga dilaporkan memenangi pemilihan gubernur di New Jersey dan Virginia. Di New Jersey, kandidat Republik Jack Ciattarelli juga telah mengakui kekalahan dan menelepon lawannya dari Demokrat, Mikie Sherrill, untuk mengucapkan selamat.





