Aksi brutal Fadly Alberto di EPA U-20 langsung berujung pencoretan dari Timnas Indonesia U-20 oleh BTN.
Tendangan kungfu yang dilakukan Fadly Alberto Hengga dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 berujung konsekuensi serius: pencoretan dari Timnas Indonesia U-20.
Nama Fadly Alberto Hengga mendadak menjadi sorotan publik sepak bola nasional setelah bintang muda tersebut melakukan aksi tak terpuji di lapangan.
Dalam pertandingan Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026), Alberto tertangkap kamera melayangkan tendangan kungfu ke arah lawannya. Laga itu sendiri berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Dewa United.
Insiden tersebut langsung memicu reaksi publik karena melibatkan pemain yang tengah menjadi bagian penting skuad Garuda Nusantara.
Minta Maaf Terbuka
Tak lama setelah kejadian, Alberto buka suara. Melalui akun media sosial pribadinya, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20,” ujarnya membuka pernyataan.
Ia secara khusus meminta maaf kepada Raka Nurkholis dan tim Dewa United atas aksi yang dilakukannya.
“Dengan sadar, saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC U-20. Secara khusus saya meminta maaf kepada Raka Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Raka Nurkholis,” lanjut Fadly Alberto, seperti dikutip Selasa (21/4/2026).
Permintaan maaf juga ditujukan kepada timnya sendiri, Bhayangkara Presisi Lampung FC, yang dinilai dirugikan akibat insiden tersebut.
“Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim,” tulisnya.
Dicoret dari Timnas
Sanksi tegas datang dari Badan Tim Nasional (BTN). Ketua BTN, Sumardji, mengonfirmasi bahwa Alberto telah dicoret dari Timnas Indonesia U-20.
Keputusan itu diambil cepat tanpa menunggu waktu lama setelah insiden di lapangan.
“Alberto telah dicoret dari timnas. Dia pemain kunci timnas U-20,” ujar Sumardji dikutip dari Instagram @futboll.indonesia.
Pencoretan ini sekaligus mengakhiri posisi Alberto sebagai salah satu pemain kunci di skuad Garuda Nusantara, sekaligus menjadi peringatan keras soal disiplin dan sportivitas di level pemain muda.***





