“Gregoria ini adalah salah satu putri terbaik bangsa. Semoga prestasinya bisa memotivasi atlet-atlet muda kita untuk terus berjuang dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Raden Isnanta seperti dilansir laman Kemenpora.
Menurutnya, tradisi bulutangkis Indonesia di Olimpiade tak pernah putus. Medali yang dibawa pulang oleh Jorji kali ini adalah kelanjutan dari perjuangan panjang bulutangkis Indonesia di pentas dunia. “Medali Olimpiade itu sangat berat perjuangannya. Kami berharap, ke depan, lebih banyak cabang olahraga kita yang bisa lolos dan meraih medali di Olimpiade,” tambahnya.
Perwakilan PB PBSI, Yuni Kartika, juga turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Bagi Yuni, apa yang dicapai Jorji adalah angin segar bagi bulutangkis Indonesia, khususnya di sektor tunggal putri yang kini sedang dalam masa transisi.
“Prestasi Gregoria ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Semoga ini menjadi motivasi bagi pemain muda lainnya untuk terus berlatih dan berjuang demi mengembalikan tradisi emas bulutangkis Indonesia,” ucap Yuni dengan nada penuh harap.
Jorji tak hanya pulang dengan medali perunggu, tapi juga membawa harapan besar bagi bulutangkis Indonesia. Kemenpora, PBSI, dan seluruh masyarakat Indonesia berdoa agar Jorji terus berprestasi di ajang-ajang bergengsi lainnya, mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.*





