Jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia vs Jepang yang akan berlangsung Jumat (15/11) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, pelatih Jepang, Hajime Moriyasu memuji daya juang skuad Garuda. Moriyasu mengungkapkan apresiasinya terhadap performa tim asuhan Shin Tae-yong.
Meskipun Indonesia berada di peringkat ke-130 dalam FIFA, mereka terbukti mampu bersaing dengan tim-tim kuat di Grup C, termasuk Arab Saudi dan Australia.
“Indonesia kini memiliki deretan pemain bertalenta dan pelatih Shin Tae-yong telah membangun tim yang kuat secara taktis. Mereka akan menjadi lawan yang jauh lebih tangguh,” ujar Moriyasu melalui laman resmi Japan Football Association, Kamis (14/11).
Indonesia tampil impresif di awal kualifikasi, menahan imbang Arab Saudi dengan skor 1-1 di laga tandang dan mengamankan hasil seri 0-0 melawan Australia di kandang. Hasil ini menjadi pencapaian tersendiri, terutama dengan kehadiran pemain-pemain naturalisasi dari Belanda yang memperkuat skuad Garuda sejak 2023. Dari 11 pemain inti, sembilan di antaranya kini berasal dari Belanda dan telah memberikan energi baru dalam permainan Indonesia.
Ragnar Oratmangoen, salah satu pemain naturalisasi, menjadi sorotan di lini depan dengan tekniknya yang tinggi dalam membangun serangan. Di lini tengah, ada Ivar Jenner yang kerap menciptakan peluang lewat dribelnya yang solid, sementara Nathan Tjoe-A-On diandalkan dalam situasi bola mati. Kiper Maarten Paes juga menunjukkan performa gemilang saat berhasil menahan penalti Salem Al-Dawsari dalam laga melawan Arab Saudi bulan September lalu, yang menyelamatkan satu poin penting bagi Indonesia.
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) baru-baru ini merilis 27 pemain untuk laga melawan Jepang dan Arab Saudi pada 15 dan 19 November mendatang. Dalam sejarahnya, Indonesia pernah bertemu Jepang di babak penyisihan Piala Asia AFC Qatar 2023, di mana mereka kalah 1-3, namun sukses mencapai babak 16 besar, capaian yang pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir.





