Salah bukti kelihaian Bung Tomo dalam mencari berita, yakni ketika meliput proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Hal ini karena tidak banyak wartawan yang menulis peristiwa tersebut.
Hasil liputannya juga ditulis dalam bahasa Jawa dengan wartawan senior bernama Romo Bintarti. Berita tersebut tidak diberitakan dalam bahasa Indonesia supaya tidak disensor tentara Jepang.
Seusai kemerdekaan, Bung Tomo masih rutin mengasah kemampuannya di bidang kepenulisannya. Puncak kariernya di dunia jurnalistik ketika dipercaya menjadi pemimpin redaksi kantor berita Antara pada tahun 1945. ***



