Lebih lanjut, sistem cerdas navigasi juga dikembangkan Rudy sehingga mobil mampu menentukan titik tujuan dan jalur perjalanan secara otomatis. Mobil dapat menyesuaikan rute berdasarkan kondisi yang dihadapi di jalanan. Inovasi ini dinilai memiliki potensi besar untuk menarik minat industri otomotif dan teknologi.
Uji coba sistem pada mobil listrik ini telah dilakukan di lingkungan kampus ITS dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku di Indonesia. Hasilnya, kendaraan mampu mendeteksi hambatan di depan dan merespons secara adaptif. “Kami terus meningkatkan aspek keamanan agar kendaraan semakin responsif terhadap kondisi jalan,” tutur Rudy.
Ke depan, pengembangan akan difokuskan pada peningkatan kemampuan seperti manuver menyalip dan penyesuaian kecepatan otomatis. Tak hanya untuk mobil, sistem ini juga direncanakan untuk diterapkan pada sektor lain seperti pertanian dan industri. “Kami terbuka untuk kolaborasi dengan industri agar inovasi ini bisa diimplementasikan lebih luas,” tutupnya. ***





