Iran Gempur Wilayah Pendudukan Israel, 545 Titik Dihantam Rudal dan Drone

Ilustrasi 545 rudal drone milik Iran menghujani wilayah Palestina yang diduduki Israel, Senin, 16 Juni 2025, waktu setempat. | Ilustrasi Sora-Samudrafakta
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan fase terbaru dari Operasi True Promise III pada Senin malam, 16 Juni 2025, dengan meluncurkan rentetan rudal balistik dan drone dalam jumlah besar ke wilayah Palestina yang diduduki Israel. Aksi ini dilakukan sebagai balasan atas agresi militer Israel yang terjadi sejak Jumat lalu.

________

Fase terbaru operasi ini diluncurkan dengan sandi “Ya Ali ibn Abi Talib” dan menandai eskalasi paling intens sejauh ini. Media Israel melaporkan suara sirene yang menggema dari wilayah utara hingga selatan sebagai tanda peringatan serangan udara.

Serangan ini berlangsung beberapa jam setelah Israel menggempur kantor penyiaran milik Republik Islam Iran (IRIB) di Iran utara. Serangan tersebut langsung menuai kecaman luas dan disebut sebagai kejahatan perang.

Bacaan Lainnya

Menurut sumber militer Iran seperti dilaporkan Press TV, fase kesembilan Operasi True Promise III ini akan berlangsung lebih lama dan jauh lebih intens dibandingkan fase-fase sebelumnya. Sebelumnya, operasi ini telah dimulai pada Jumat malam, sebagai respons atas tewasnya sejumlah tokoh penting Iran akibat serangan Israel.

Para korban mencakup jajaran tertinggi militer Iran, termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mayor Jenderal Mohammad Bagheri, Panglima IRGC Hossein Salami, serta ilmuwan nuklir kenamaan seperti Dr. Fereydoon Abbasi dan Dr. Mohammad Mehdi Tehranchi.

IRGC dalam keterangannya menyatakan bahwa mereka telah menyerang 545 lokasi milik rezim Zionis dalam waktu 72 jam terakhir. Serangan dilakukan menggunakan drone ofensif yang menyasar wilayah-wilayah strategis di seluruh tanah pendudukan.

Juru bicara IRGC menyebut, fase ketiga dari operasi ini merupakan kombinasi antara serangan rudal dan drone. “Operasi akan terus berlangsung hingga fajar. Ini adalah gelombang tanpa henti,” ujarnya.

Kepanikan pun menyelimuti warga Israel. Video yang tersebar di media sosial menunjukkan warga berlari ke tempat perlindungan saat rudal menghujani wilayah mereka. Kamera lalu lintas pun disebut-sebut telah dimatikan demi menutupi jejak serangan dan menghindari penyebaran informasi visual ke publik dunia.

Pos terkait