Sayembara ini diikuti oleh perwakilan dari enam kota di Indonesia, termasuk Surabaya. Usaha keras Inggrid dan tim cukup panjang. Mereka harus melakukan revisi atau check point dengan Tim ADGI Pusat. Inggrid, yang hobi travelling ini, sempat mengungkapkan bahwa bekal semasa kuliah menjadi patokannya dalam mendesain logo Kemerdekaan RI ini.
“Bagaimana pentingnya sebuah konsep dan cerita dalam sebuah karya. Sebab ini yang akan memberikan ‘nyawa’ di setiap desain yang dihasilkan,” kata Inggrid.
Sementara itu, Bing Bedjo Tanudjaja, dosen pembimbing Inggrid semasa kuliah, mengatakan bahwa hasil ini tak lepas dari karakter Inggrid dan ciri khas pembelajaran di DKV PCU.
“Seingat saya, Inggrid ini sangat tanggap. Ditambah lagi dalam sistem pengajaran kami, para mahasiswa wajib melakukan riset sebelum memulai project. Sehingga ini membuat para alumni terbiasa mencari ‘nyawa baru’ melalui riset sebelum membuat suatu karya,” kata Bing Bedjo.*





