Loncat ke konten
Menu Mobile
Media Rakyat | Samudrafakta
  • Media Rakyat | Samudrafakta
  • Beranda
  • Berita
    • Politik
    • Hukum
    • Layanan Publik dan Pemerintahan
    • Alam dan Lingkungan
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Inovasi
    • Daerah
  • Gaya Hidup
    • Gaya Hidup dan Budaya
    • Kesehatan
    • Pelesir
    • Kuliner
  • Perlu Tahu
  • Wawasan
  • Analisis dan Opini
    • Analisis
    • Opini
Terkini
DPRD Kota Bandung Dorong Pengarusutamaan Gender Masuk Seluruh Kebijakan Pembangunan Pakar Minta KPU Diperiksa Setelah Putusan MA soal Suket Gibran Kuda Troya Jokowi? TNI AL Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta Batas Akhir MagangHub Kemnaker 4 November 2026, Segera Daftar
Beranda Berita Peristiwa Inilah Inggrid, Desain Grafis Asal Surabaya Pemenang Logo HUT ke-79 Indonesia

Inilah Inggrid, Desain Grafis Asal Surabaya Pemenang Logo HUT ke-79 Indonesia

Gambar Gravatar
Kontributor
13 Juli 202413 Juli 2024805 Dilihat
Inggrid Wenas, alumni Petra Christian University (PCU) Surabaya, pemenang lomba desain logo HUT Bangsa Indonesia. FOTO: Istimewa
SURABAYA–Satu bulan lagi, rakyat Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada 17 Agustus dan kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 18 Agustus. Logo resmi pun telah diperkenalkan. Ternyata, karya penuh makna ini merupakan kreasi dari Inggrid Wenas, alumni Petra Christian University (PCU) Surabaya.

Logo sarat makna yang dibikin Inggrid dan timnya–yang tergabung dalam Ideologie Design & Branding Studio–menjadi pemenang dalam Sayembara Logo HUT ke-79 Bangsa Indonesia yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).

Mengangkat tema “Nusantara Baru Indonesia Maju”, Inggrid berupaya untuk membuat karya yang tak hanya indah secara visual, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan kemajuan bangsa.

“Puji Tuhan, usaha keras kami sejak pertengahan Februari 2024 akhirnya membuahkan hasil yang baik. Secara khusus kami memasukkan nilai positif, doa, dan harapan untuk Bangsa Indonesia dalam setiap goresan logo dan elemen grafisnya,” kata Inggrid, dikutip Sabtu (13/7/2024).

Bacaan Lainnya
  • Gugat Pemerintah, Tapi yang Kena Negara — Pengibaran Bendera ‘One Piece’ Jelang HUT Indonesia Jadi Polemik
  • Canva, Aplikasi Desain ‘Sejuta Umat’ Beromset Triliunan yang Berawal dari Buku Sekolah Tahunan
  • Tiga Pelajar Surabaya Lolos Seleksi Paskibraka, Satu di Tingkat Nasional, Dua untuk Tingkat Provinsi
Iklan

Inggrid membeberkan bahwa beberapa bentukan pada angka 79 ini merupakan bentukan yang menjadi satu kesatuan yang melambangkan Indonesia sebagai negara kepulauan. Berikut beberapa makna logonya:

  • Ujung angka 7 yang menyerupai bentuk paruh Garuda menyimbolkan Garuda Pancasila sebagai lambang negara;
  • Bentuk panah ke atas di angka 7 melambangkan pertumbuhan ekonomi;
  • Bentuk melingkar dan melengkung di bagian-bagian logonya melambangkan keberlanjutan pembangunan;
  • Bentuk tangan menengadah dari bagian angka 7 dan 9 melambangkan persatuan dan harapan;
  • Bentuk dahan dan daun melambangkan Ekonomi Hijau;
  • Dua garis sejajar melambangkan kesetaraan;
  • Elemen grafisnya memiliki makna negara Indonesia walau terdiri dari berbagai unsur, akan bersatu bergerak maju bersama, dinamis, dan luwes mengikuti perkembangan zaman. Seperti aliran sungai yang terus bergerak maju tapi tetap berjalan berlandaskan dengan empat garis yang melambangkan 4 pilar kebangsaannya, yaitu NKRI, UUD 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Seperti batang pohon yang semakin bertambah umur semakin kokoh dan kuat. Elemen grafisnya sendiri diadaptasi dari lekukan yang elok dari alam Indonesia yang indah, seperti gunung, sungai, bunga, dan pohon,” tambah Inggrid.

Sayembara ini diikuti oleh perwakilan dari enam kota di Indonesia, termasuk Surabaya. Usaha keras Inggrid dan tim cukup panjang. Mereka harus melakukan revisi atau check point dengan Tim ADGI Pusat. Inggrid, yang hobi travelling ini, sempat mengungkapkan bahwa bekal semasa kuliah menjadi patokannya dalam mendesain logo Kemerdekaan RI ini.

“Bagaimana pentingnya sebuah konsep dan cerita dalam sebuah karya. Sebab ini yang akan memberikan ‘nyawa’ di setiap desain yang dihasilkan,” kata Inggrid.

Sementara itu, Bing Bedjo Tanudjaja, dosen pembimbing Inggrid semasa kuliah, mengatakan bahwa hasil ini tak lepas dari karakter Inggrid dan ciri khas pembelajaran di DKV PCU.

“Seingat saya, Inggrid ini sangat tanggap. Ditambah lagi dalam sistem pengajaran kami, para mahasiswa wajib melakukan riset sebelum memulai project. Sehingga ini membuat para alumni terbiasa mencari ‘nyawa baru’ melalui riset sebelum membuat suatu karya,” kata Bing Bedjo.*

Desain GrafisHUT Bangsa IndonesiaHUT NKRILogo
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Tiga Pelajar Surabaya Lolos Seleksi Paskibraka, Satu di Tingkat Nasional, Dua untuk Tingkat Provinsi
Pos berikutnya Ini Dia Tokoh-tokoh yang Difavoritkan Masuk Bursa Pilkada Sidoarjo 2024

Pos terkait

  • Gugat Pemerintah, Tapi yang Kena Negara — Pengibaran Bendera ‘One Piece’ Jelang HUT Indonesia Jadi Polemik

  • Canva, Aplikasi Desain ‘Sejuta Umat’ Beromset Triliunan yang Berawal dari Buku Sekolah Tahunan

  • Tiga Pelajar Surabaya Lolos Seleksi Paskibraka, Satu di Tingkat Nasional, Dua untuk Tingkat Provinsi

  • Infrastruktur Belum Siap, Jokowi Batal Pindah Ngantor ke IKN Juli Ini

  • Asal-Usul Lambang Garuda Pancasila di Ruang Kelas Kita

  • Peringati Proklamasi, PT Pos Luncurkan Prangko Khusus Musisi Legendaris Indonesia

Populer

  • 1
    Hujan Mengguyur Awal November di Tengah …
  • 2
    MA Batal Gelar Jumpa Pers Putusan Suket …
  • 3
    Polemik Konser Andrea Bocelli di Indones…
  • 4
    Ramai Pajak Pembalut 11 Persen, Ekonom D…
  • 5
    Mahasiswa Alumni MANPK Gelar Munas di Su…

Analisis

  • 1
    Masak Sehari, Dimakan Seharian Tidak Ker…
  • 2
    Soal Tersangka Sebelum Diperiksa: KUHAP …
  • 3
    Dubes “Ditolak” di Gerbang K…
  • 4
    Byarpet dan Bantahan yang Disicil: Drama…
  • 5
    Tak Kalah dari Muhammadiyah, Aset Pendid…

Opini

  • 1
    Kuda Troya Jokowi?
  • 2
    Bupati “Tong Biru”
  • 3
    RUU Perampasan Aset dalam Perspektif Eko…
  • 4
    Ketika Manusia Terpisah dari Dirinya
  • 5
    Artefak Huruf di Tambak Beras, NU, dan A…

RSS feed: Kosongsatu.id Kosongsatu.id

  • Polisi Naik KRL Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Diamankan tapi Target Utama Melarikan Diri 3 November 2026
  • Bedah Rumah Kontrakan, Menteri Minta Sewa Tetap Tiga Tahun 3 November 2026
  • Cek BSU Rp900 Ribu dengan NIK, Sudah Bisa? 3 November 2026
  • El Niño Menguat, Mengingat Peringatan Cak Nun tentang Gejolak Sosial 3 November 2026
  • Kapolri Larang Personel Isap Vape, Nekat Terancam Sanksi Pidana 3 November 2026
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Google News

Jaringan Social

  • Facebook
  • Twitter
  • WhatsApp
  • Instagram
  • RSS
Samudrafakta.com