Ini Dia Tokoh-tokoh yang Difavoritkan Masuk Bursa Pilkada Sidoarjo 2024

Terkait dukungan responden terhadap tokoh yang diharapkan menjadi calon Bupati Sidoarjo, secara spontan atau pertanyaan terbuka, responden memilih Subandi dengan presentase 31,00 persen, kemudian disusul Mimik Idayana (3,50 persen), H. Usman (1,80 persen), Anik Maslachah (1,70 persen), Ahmad Amir Aslichin (1,70 persen) dan M Sholeh (1,70 persen) . Sementara nama atau tokoh lainnya hanya mendapatkan di bawah 1,50 persen.

Pada pertanyaan tertutup terkait elektabilitas terhadap 18 tokoh yang berpeluang maju sebagai bakal calon Bupati Sidoarjo, nama Subandi unggul dengan 34,80 persen, disusul BHS (6,70 persen), Mimik Idayana (6,50 persen) dan Anik Maslachah (5,20 persen). Tokoh lainnya hanya mendapatkan presentase dukungan di bawah 5 persen.

Kemudian, pertanyaan tertutup terkait simulasi 12 tokoh yang dipilih sebagai Bupati Sidoarjo, nama Subandi masih menjadi tokoh yang paling banyak mendapat dukungan dengan presentase 33,80 persen. Untuk simulasi elektabilitas 8 dan 5 calon, Subandi masih tetap unggul dengan raihan lebih dari 30 persen.

Bacaan Lainnya

Simulasi juga dilakukan terhadap 12 nama tokoh potensial sebagai Wakil Bupati Sidoarjo. Nama H. Usman menjadi yang teratas dengan presentase tertinggi, 19,20 persen, disusul Anik Maslachah (9,30 persen) Adam Rusydi (9,20 persen), dan Ahmad Amir Aslichin atau Mas Iin (6,30 persen). Nama lainnya mendapatkan presentase kurang dari 5 persen.

Kemudian, simulasi elektabilitas 8 dan 5 calon sebagai wakil bupati, nama H. Usman masih menjadi yang terunggul, lalu secara berturut-turut menempatkan Anik Maslachah dan Adam Rusydi di setiap simulasi.

Perihal faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pemilih, program kerja kandidat menjadi faktor dominan dalam menentukan pilihan dengan presentase sebesar 80,30 persen dan kepribadian kandidat sebesar 7,70 persen.

Sementara faktor yang lain mendapatkan presentase kurang dari 5 persen. Latar belakang calon menempatkan calon yang berasal sebagai profesional memiliki prosentase tertinggi sebesar 28,30 persen, selanjutnya politisi (25,80 persen) dan yang berlatar belakang tokoh masyarakat (21,80 persen) menjadi pertimbangan penting pemilih dalam menentukan pilihannya.*

Pos terkait