Hadapi Perkembangan Teknologi Informasi, ITS Luncurkan Prodi S1 Sains Komunikasi

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bakal menghadirkan Program Studi (Prodi) S1 Sains Komunikasi, untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi komunikasi masa kini.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Nurul Widiastuti, menyambut antusias hadirnya Prodi Sains Komunikasi di ITS ini. Pasalnya, satu lagi prodi di bidang sosial hadir di tengah-tengah lingkungan ITS sebagai kampus teknologi.

“Hal ini tentunya baik, karena ilmu sosial sejatinya merupakan jembatan yang dapat menyalurkan manfaat teknologi ke masyarakat,” kata dia, dikutip Selasa (19/11/2024).

Guru Besar Departemen Kimia ITS ini menyebutkan, hadirnya prodi yang berada di bawah naungan Departemen Studi Pembangunan ITS tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi ITS bagi bangsa dan dunia.

Bacaan Lainnya

“Diharapkan mahasiswa dan lulusan Sains Komunikasi dapat senantiasa menghadirkan inovasi yang mampu menciptakan dan mendukung sumber daya manusia bangsa Indonesia yang unggul,” tambah Nurul.

Sementara itu, Kepala Prodi S1 Sains Komunikasi ITS, Hermanto, menerangkan jika Prodi S1 Sains Komunikasi punya peranan penting dalam tatanan kehidupan manusia di era digital dan globalisasi saat ini karena, “Dapat memengaruhi perilaku dan opini publik, serta memfasilitasi pertukaran informasi dan ide di seluruh dunia.”

Dan Prodi S1 Sains Komunikasi ITS, kata Hermanto, akan membekali mahasiswanya dengan kemampuan komunikasi di berbagai bidang melalui mata kuliah yang ditawarkan, antara lain komunikasi publik, organisasi dan korporat, massa, bisnis, politik, hingga komunikasi global. Mahasiswa dituntut untuk menghadirkan konten yang positif di masyarakat.

Hermanto menambahkan, Prodi S1 Sains Komunikasi ITS juga menawarkan prospek pekerjaan yang menggiurkan bagi lulusannya. Bidang komunikasi, seperti analis komunikasi, praktisi media, staf komunikasi, dan asisten riset komunikasi telah menanti di dunia kerja.

“Lulusan Sains Komunikasi dapat bekerja di berbagai sektor mulai dari industri hingga pemerintahan,” tutur lelaki asal Magetan tersebut.

Pos terkait